• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Shaleh : Jangan Sampai Anggota DPRD Diremehkan Karena Tidak Bisa Selesaikan Masalah Internal

Shaleh : Jangan Sampai Anggota DPRD Diremehkan Karena Tidak Bisa Selesaikan Masalah Internal

Sabtu, 5 Maret 2022
in DPRD Kotawaringin Timur
A A
Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Mantan Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Shaleh turut menyoroti permasalahan yang terjadi di DPRD Kotim. Ia dengan tegas mengatakan, jangan sampai anggota DPRD setempat diremehkan lantaran tidak bisa menyelesaikan permasalahan internal.

Kisruh akibat pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) masih terus berlanjut sehingga terjadi kevakuman di lembaga, aktivitas rapat paripurna, rapat-rapat kerja dengan mitra kerja di stop total beserta kegiatan lain, entah sampai kapan akan berakhir.

Baca juga berita lainnya

Jaga Keseimbangan Pendidikan, DPRD Minta Daya Tampung Sekolah Negeri Tidak Ditambah Sembarangan

Produktivitas Sawah Terancam Jika Akses BBM Petani Masih Sulit

Harga Sawit Petani Jangan Dipermainkan, DPRD Kotim Desak Pengawasan PKS Diperketat

Bullying hingga Penyimpangan Perilaku Remaja Jadi Sorotan, DPRD Minta Program Pembinaan Diperkuat

Sehingga hal ini menimbulkan keprihatinan yang mendalam bagi Shaleh yang juga pengamat politik. Ia menyesalkan terjadinya kisruh dan merasa malu dengan kejadian langka, aneh dan ajaib ini.

“Poros atau koalisi partai sesuatu yang lumrah terjadi di dunia politik, sehingga melahirkan keputusan politik yang legitimit, berwibawa pro rakyat yang berlandaskan moral dan aturan yang berlaku, jangan sampai lembaga DPRD tidak dianggap dan tidak dihargai eksekutif maupun masyarakat pemilih karena tidak mampu menyelesaikan persoalan remeh temeh yang sepele serta sederhana (nafsu politik) ini,” tegasnya, Sabtu 5 Maret 2022.

Lanjutnya, permasalahan ini seperti tidak bisa dikompromikan lewat instrumen atau dinamika di Dewan, sehingga menimbulkan saling sandera menyandera dan masyarakat menjadi korban program percepatan pembangunan tersendat dan bahkan tidak bisa jalan.

“Lalu muncul asumsi atau masyarakat beranggapan pantas saja tidak peduli dengan nasib masyarakat di tengah pandemi Covid-19, naiknya harga gas elpiji dan langkanya minyak goreng harusnya menjadi fokus dan dipikirkan bersama,” ujarnya.

Tambahnya, sebagai perwakilan rakyat seharusnya peduli dan empati dengan persoalan masyarakat bukan energi dihabiskan untuk perebutan jabatan AKD dengan ego sentris yang tidak berujung. Agenda-agenda besar telah menanti seperti pelantikan PAW, penyampaian hasil reses, musrenbang, KUA PPAS dan lainnya, belum masalah ekonomi, keuangan daerah yang belum stabil sehingga banyak pekerjaan proyek 2021 sudah selesai pengerjaan tapi belum terbayar, tunjangan ASN yang belum dibayar karena kosongnya kas daerah.

“Bahkan terbaru naiknya BBM yang semakin menyulitkan masyarakat, persoalan-persoalan itu perlu perhatian, kebersamaan di legislatif untuk memberi solusi cerdas pada eksekutif untuk meningkatkan APBD sehingga utang daerah bisa diselesaikan,” kata Shalaeh.

Serta ujarnya, membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Menurutnya persoalan AKD adalah masalah sepele, yang harus diselesaikan oleh internal Dewan, yang tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun dengan mengacu pada undang-undang dan tata tertib dewan dengan jalan kompromi politik lintas parpol dengan melibatkan 7 fraksi yang merupakan perpanjangan tangan yang ada di DPRD.

“Tidak ada istilah oposisi tanpa masuk AKd (kalah) atau sebaliknya masuk AKD mendapat jabatan dianggap menang. Jangan sampai ada istilah menang kalah atau diakomodir atau tidak sehingga menimbulkan persoalan dan saling curiga, tidak nyaman, perpecahan saling gontok-gontokan sehingga menghilangkan rasa kebersamaan di lembaga. Saya meminjam istilah RG (Dungu politik) akhirnya krisis kepercayaan pada lembaga yang terhormat,” ujarnya.

Berpeganglah ujarnya, pada prinsip dewan sebagai kumpulan orang-orang terpilih, terhebat, terpintar sehingga disebut terhormat yang mampu dan siap menyelesaikan persoalan yang kecil sampai yang besar, tersulit sekalipun sehingga layak disebut dewa penyelamat yang mampu menyelesaikan segala persoalan masyarakat termasuk persoalan di internal lembaga.

Sarannya, tanggalkan ego masing-masing dengan  duduk bersama untuk mencapai kesepakatan dan kesepahaman baru, sehingga tidak ada menang atau kalah, benar-salah, sesuai tatib atau tidak sesuai tatib. Sehingga dengan demikian prinsip kolektif kolegial betul-betul tercermin yang bisa dibaca dan menjadi acuan dalam mengambil keputusan serta bisa dipertanggungjawabkan. 

Bertahan dan berjalan dengan keputusan yang salah atau tidak pada rel yang benar maka akan tersesat secara nyata “kedunguan kolektif” yang berimbas hukum di kemudian hari. “Oleh krn itu proses-proses politik yang melahirkan keputusan politik di lembaga selalu mengacu pada  dua hal yaitu de facto dan de jure sehingga tidak terjadi perdebatan dan persoalan dikemudian hari, tidak terjadi gugat menggugat apalagi boikot memboikot atau ancam mengancam lalu lembaga jadi rapuh dan tidak berwibawa,” tegasnya.

Tentu kejadian sedang terjadi akhirnya masyarakat melihat lembaga DPRD Kotim ada tapi sesungguhnya tidak ada. Masyarakat menurutnya, yang mau mengadukan persoalan tang dihadapi  dan menyampaikan aspirasi jadi buntu karena AKD masih berpolemik. Sementara anggota DPRD ada  tapi tidak bisa bekerja. “Tempat kerjanya Dewan berada di komisi-komisi dan badan-badan, semua anggota DPRD harus masuk di dalamnya dan didistribusi,” pungkasnya.

(dia/matakalteng.com)

ShareTweetSendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Lima Fraksi Konsisten Persoalkan Surat Ketua DPRD Kotim

Next Post

DDTK Penting Dilakukan

Berita Terkait

DPRD Kotawaringin Timur

Jaga Keseimbangan Pendidikan, DPRD Minta Daya Tampung Sekolah Negeri Tidak Ditambah Sembarangan

Selasa, 2 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Produktivitas Sawah Terancam Jika Akses BBM Petani Masih Sulit

Selasa, 2 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Harga Sawit Petani Jangan Dipermainkan, DPRD Kotim Desak Pengawasan PKS Diperketat

Senin, 1 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Bullying hingga Penyimpangan Perilaku Remaja Jadi Sorotan, DPRD Minta Program Pembinaan Diperkuat

Senin, 1 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Pancasila Jangan Hanya Jadi Hafalan, DPRD Kotim Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah

Senin, 1 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Distribusi Solar Subsidi Dinilai Tak Adil, DPRD Kotim Soroti Ketimpangan Wilayah Utara

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

DDTK Penting Dilakukan

Fitriansyah Kembali Dilantik Jadi Ketua Batamad Kotim

Yuandrias : Batamad Harus Menjadi Organisasi Pemersatu

Dukung IKM Dekranasda Lakukan Sejumlah Inovasi

Bupati Ampera Dukung Vaksinasi Drive Thru dari Polres Bartim

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK