SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie mengatakan saat ini banyak lulusan SMA yang tidak memiliki pekerjaan karena tidak memiliki ijazah S1 sederajat. Untuk itu dirinya menyarankan agar lulusan SMA di Kotim yang tidak melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi bisa memanfaatkan balai latihan kerja (BLK) untuk meningkatkan kemampuan kerja.
“Ini juga untuk menekan angka pengangguran di Kotim yang tinggi, bahkan keadaan ini juga sangat rentan berkaitan dengan tingginya angka kriminalitas di Kotim,” sebutnya, Jumat 29 Januari 2021.
Dirinya menjelaskan, Pemkab Kotim menyiapkan BLK untuk meningkatkan keterampilan mereka yang siap terjun ke dunia kerja. Sekalipun mereka baru lulus SMA, namun dengan mengikuti BLK mereka memiliki kemampuan dasar dalam bekerja, di beberapa bidang yang disiapkan di BLK.
“Kalau siswa lulusan SMK memiliki modal dasar, karena mereka sudah ada jurusan yang fokus sejak SMK, namun untuk siswa SMA hal ini perlu mengikuti latihan, jika memang tidak lanjut kuliah,” ungkapnya.
Menurutnya, BLK wadah yang tepat untuk mereka menyiapkan keahliannya agar bisa membuka lapangan pekerjaan atau memenuhi kebutuhan kerja saat ini. Pelatihan montir motor, komputer, elektro, menjahit, tata boga, dan jurusan lainnya.
“Minimal lulusan SMA yang memiliki keahlian setelah kursus di BLK, dapat bekerja di bengkel atau perkantoran yang besar di Kotim, karena mereka memiliki keahlian pasti mereka akan dipekerjakan dan digaji sesuai dengan bidang kemampuan mereka,” demikian Rinie.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post