• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Kabupaten Kapuas Ternyata Memiliki Potensi Wisata dan Surga Bagi Turis Domestik 

Kabupaten Kapuas Ternyata Memiliki Potensi Wisata dan Surga Bagi Turis Domestik 

Jumat, 29 Januari 2021
in Kapuas
A A
Share on FacebookShare on Twitter

KUALA KAPUAS – Mungkin tidak asing ditelinga warga masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan Kota Air Kuala Kapuas. Hal itu dikarenakan Kuala Kapuas, ibu Kota Kabupaten Kapuas, dengan Motto Tingang Menteng Panunjung Tarung yang artinya “Tekad bersama berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat mengangkat harkat dan martabat secara berkelanjutan seluruh komponen masyarakat”.

Pada zaman dulu, kota yang dilalui oleh Sungai Kapuas ini menjadi penopang tulang punggung perekonomian daerah. Keberadaan Kota Kuala Kapuas, juga termasuk Kota setelit, bagi ibu Kota Banjar Masin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca juga berita lainnya

Ketua Tim Pembina Posyandu Bersama Ketua GOW Kapuas Salurkan Bantuan di Desa Mantangai Tengah

Tingkatkan SDM Bidang Kehumasan, Pemkab Kapuas Gelar Pelatihan Jurnalistik Televisi dan Konten

Kunker Kecamatan Timpah InI Pesan Ketua TP PKK Kapuas

Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Jajaran Masaha

Salah satu pemerhati lingkungan dan wisata alam Wahyudi mengungkapkan, Kabupaten Kapuas menyimpan segudang sumber daya alam dengan budaya keberagaman yang mengedepankan budaya kearifan lokal didaerahnya, meskipun berbeda-beda bahasa, suku raas dan golongan namun kerukunan antar sesama insan tetap terjaga.

“Saya pribadi sangat bangga menjadi salah satu bagian masyarakat Kapuas. Karena warga Dayak asli Kalteng ini sangat menjunjung tinggi Falsafah Huma Betang yang mana keberadaan Huma Betang ini menyiratkan pesan moral bagi siapa saja yang datang dan tinggal menetap di Kalteng harus bisa saling harga menghargai dan bertoleransi antar sesama umat,dengan mengutamakan Falsafah dari Huma Betang tersebut,” tutur Wahyudi, Jumat 29 Januari 2021.

Menurutnya lagi, Falsafah Huma (huma yang artinya rumah dalam bahasa Dayak Ngaju) Betang adalah mengedepankan musyawarah mufakat, kesetaraan, kejujuran dan kesetiaan. Hingga kini filosofi itu masih menjadi pedoman dan diteladani oleh masyarakat yang hidup di Provinsi Kalteng. 

“Bahkan untuk penyelesaian konflik etnis antara Suku Dayak dan Madura di Kalteng  pada 2001 silam, pendekatan falsafah Huma Betang ini dikedepankan sehingga pada akhirnya warga Suku Dayak bisa menerima  kembali Suku Madura  yang terusir saat konflik terjadi,” jelas Pria Ini yang sering Traveling keluar daerah untuk menyalurkan hobinya dengan mengunjung destinasi objek wisata alam yang ada didaerah lain.

Wahyudi juga mengungkapkan, bahwa ibu Kota Kuala Kapuas, adalah salah satu Kota tertua dari Kabupaten lainya yang ada dalam wilayah Pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah. Kini usia kota Kuala Kapuas sudah memasuk dua abad lebih tepat pertanggal 21 Maret 2020 Kota ini merayakan hari jadinya yang ke 214 tahun.

Kabupaten Kapuas, memiliki dengan luas wilayah kurang lebih 14.999 KM persegi, ibu kota ini juga memiliki beragam bahasa dan budaya dengan mengedapankan kearifan lokal. Selain itu Kota Kuala Kapuas juga menyimpan sumber daya kekayaan alamnya yang belum digali dan dikembangkan oleh pemerintah setempat dan dinas terkait.

“Keindahan pesona eksotis Destinasi objek wisata alam yang ada diwilayah Kabupaten Kapuas,sampai detik ini masih sejuk,asri dan alami karena belum mendapat perhatian yang serius dari pemerintah setempat,” katanya.

Disebukan pemerhati Destinasi objek wisata alam lanjut Wahyudi, padahal objek wisata menjadi salah satu komponen yang penting dalam industri pariwisata dan juga sebagai salah satu alasan wisatawan melakukan perjalanan.

Beragam budaya dan keindahan pesona eksotisnya tempat Destinasi objek wisata alam yang dimiliki oleh kabupaten Kapuas, diataranya keindahan wisata alam yang ada didesa Pulau Telo, dengan kehadiran tiga Pulau kecil ditengah sungai Kapuas, menyajikan pemandangan indah mempesona di Desa Pulau Telo tersebut, sangat menarik untuk dinikmati bersama keluarga karena tempatnya masih alami. 

Namun sayangnya objek wisata alam tersebut hingga kini terabaikan dan dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai tempat lahan bercocok Kabupaten Kapuas, bahkan kurang diperhatikan oleh para pemegang kebijakan dan pemangku jabatan dalam daerah ini.

Selain Tiga Pulau kecil yang ada didesa Pulau Telo tersebut tutur Pria beranak dua ini,kota Kuala Kapuas,juga memiliki potensi objek wisata alam yang tidak kalah menariknya dengan Distinasi wisata yang dimiliki daerah lainnya.

Salah satunya destinasi wisata alam Air Terjun Masupa Ria, air terjun yang berada di Desa Masupa Ria, Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, memiliki daya tarik yang sangat memukau karena air terjun Masupa Ria, menyuguhkan keindahan pemandangan panorama alam yang alami disekitarnya apa lagi dengan kehadiran rindangnya pepohonan menambah suasana nan sejuk menyempurnakan keidahan pesona air terjun Masupa Ria, sebagai pelengkap untuk memenuhi rasa cape dan dahaga bagi pengunjung lokal maupun domestik. 

Bukan hanya disampai disitu Desa Masupa Ria, juga memiliki destinasi objek wisata alam yang tidak kalah menariknya dengan pesona Air terjun Masupa Ria, seperti objek wisata alam Teluk Batu sangat cocok bagi para penikmat pencinta alam sekaligus sarana menyalurkan hobby Traveling, sehingga keberadaan bebatu-batuan yang dikelilingi air jernih disekitar bebatuan tersebut, tentunya menambah eksotis pesona dan panorama yang ada disekitar wisata teluk batu.

Pemandangan yang menakjubkan juga tersirat dengan rindangnya pepohonan yang tumbuh menjuntai disisi kiri dan kanan teluk, sehingga membuat para pengunjung betah ingin berlama-lama berada di objek wisata tersebut.guna menikmati senti demi senti keindahan pemandangan yang asri nan sejuk disekitar teluk batu.

Masih berada diwilayah Desa Masupa Ria, objek wisata alam Air terjun Masupa bahandang dan Air terjung gunung Puti, seolah-olah menyempurnakan Distinasi wisata alam yang ada dalam kawasan Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, karena pesona air terjun Masupa bahandang dan air terjun gunung Puti adalah bagian dari pemuas rasa lapar sekaligus memenuhi rasa haus dan dahaga bagi wisatawan yang mengunjungi daerah tersebut.

Apa lagi dengan kehadiran objek wisata primata, terdapat ratusan monyet jinak di Pulau Lampahen, Desa Keladan Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, semakin menambah daya tarik bagi pengunjung domestik, untuk menikmati pemandang dan keindahan panorama alam  yang ada didaerah tersebut. 

“Banyaknya tempat Distinasi objek wisata alam yang kita miliki saat ini, sangat berpotensi bagi Kabupaten Kapuas, menjadi salah satu tempat tujuan wisata. Sejatinya pemerintah patut mensyukuri atas kekayaan sumber daya alam yang dimiliki oleh Kuala Kapuas dan sepatutnya potensi objek wisata alam tersebut diperhatikan dengan serius oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait. Agar industri dibidang pariwisata alam yang ada di Kabupaten Kapuas, mengeliat sehingga mampu mendongkrak perekonomian warga masyarakat yang bermukim disekitar objek wisata alam yang ada dalam daerahnya masing-masing,” beber warga Patih Rumbih ini kepada wartawan media ini. 

Kalau boleh jujur lanjut Yudi, dirinya hanya bagian dari segelitir warga masyarakat Kapuas, dalam aliran darah dan denyut nadinya, merupakan salah satu turunan asli Dayak Kalteng, merasa sedih dan prihatin karena semua potensi potensi sumber daya yang dimiliki daerah ini karena tidak dikelola dengan serius keberadaan tempat wisata alam warisan para leluhur kita yang selama ini sudah bersusah payah menjaga dan merawat keasliannya agar selalu alami agar menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

Menurutnya lagi, semua potensi Distinasi objek wisata alam yang ada diwilayah kabupaten Kapuas agak terabaikan oleh pemerintah setempat dan pihak terkait. Sebab masih ditemukan sarana dan prasarana infrastruktur yang belum dibangun terutama jalan menuju tempat wisata alam yang ada didalam wilayah Desa Masupa Ria Kapuas.

(gia/matakalteng.com)

Share12Tweet7SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Bos Tambang Liar di Pundu Ditahan Polisi

Next Post

Satgas Covid-19 Kalteng Bagikan Masker di Pasar Kahayan

Berita Terkait

Kapuas

Ketua Tim Pembina Posyandu Bersama Ketua GOW Kapuas Salurkan Bantuan di Desa Mantangai Tengah

Senin, 18 Mei 2026
Kapuas

Tingkatkan SDM Bidang Kehumasan, Pemkab Kapuas Gelar Pelatihan Jurnalistik Televisi dan Konten

Kamis, 30 April 2026
Kapuas

Kunker Kecamatan Timpah InI Pesan Ketua TP PKK Kapuas

Rabu, 29 April 2026
Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Jajaran Masaha
Kapuas

Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Jajaran Masaha

Sabtu, 25 April 2026
Kapuas

Camat Bataguh Cek Harga Bahan Pokok Dipasar Rabu Pulau Kupang

Jumat, 24 April 2026
Kapuas

Transformasi Budaya Kerja ASN Terkait WFH dan WFO Pemkab Asisten III Pimpin Rapat

Rabu, 22 April 2026
Load More
Next Post

Satgas Covid-19 Kalteng Bagikan Masker di Pasar Kahayan

Warga Serahkan Bayi Lutung Merah Langka ke BKSDA

Vaksinasi Covid-19 di Gunung Mas Dimulai 1 Februari

Jumat Bersih, Peduli Budaya Keberagaman Masyarakat Dayak 

Kotim Lakukan Vaksinasi COVID-19 Tahap I

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK