• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Jerat-Jerat Fear Of Missing Out Gen Z, Apa Solusinya?

Jerat-Jerat Fear Of Missing Out Gen Z, Apa Solusinya?

Sabtu, 2 November 2024
in Opini
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dewi Utami***

Fear Of Missing Out merupakan gaya hidup yang cenderung takut merasa tertinggal . Fenomena ini telah menjadi salah satu tren di kalangan generasi Z. Berdasarkan laporan lokadata.id sendiri sebanyak 78 persen generasi milenial dan gen Z tercatat sudah menggunakan aplikasi fintech Yang mencakup dompet digital, layanan pinjaman, serta pembayaran digital. Tentu hal tersebut tidak terlepas dari gaya hidup materialistik yang mengarah pada cerminan sikap FOMO.

Baca juga berita lainnya

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Ratusan Nelayan Belawan Unjuk Rasa, Tolong Peka Wahai Penguasa!

MBG Berulang, Alarm Kelalaian Negara?

Gagalnya Sistem Kapitalisme, Menciptakan Pendidikan yang Suram

Dilansir dari kompas.com 11/10/2024,Tingkat adopsi layanan financial technology (fintech) oleh kalangan muda, milenial (kelahiran 1981 sampai 1996) dan generasi Z (kelahiran 1997 sampai 2012), terus meningkat. Berdasarkan laporan Lokadata.id, sebanyak 78 persen masyarakat generasi milenial dan gen Z telah menggunakan aplikasi fintech setiap harinya, termasuk dompet digital, layanan pinjaman, dan pembayaran digital.

Namun, tingginya adopsi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian bagi generasi muda jika tidak dibarengi dengan literasi keuangan yang baik. Namun, tingginya adopsi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian bagi generasi muda jika tidak dibarengi dengan literasi keuangan yang baik.

Public & Government Relation Manager 360Kredi Habriyanto Rosyidi S mengatakan, dominasi anak muda yang kini memuncaki populasi membawa dampak positif bagi dunia kerja. Belajar Kemandirian Pangan dari Desa Artikel Kompas.id. Namun, di sisi lain, gaya hidup anak muda yang cenderung takut merasa tertinggal atau fear of missing out (FOMO) menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi kesehatan finansial.

Apa penyebabnya?
Fear Of Missing Out mencerminkan dampak dari adanya interaksi berbasis teknologi terhadap psikologi dan perilaku komunikasi individu, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Munculnya Gaya hidup ini karena adanya sistem liberal kapitalisme yang tengah mencengkram negeri ini. Akibatnya, generasi muda menjadi sasaran empuk . Kehidupan mereka diliputi dengan gaya hidup bebas, hedonistik dan konsumerisme. Bahkan kesenangan dunia yang sesaat menjadi prioritas utama dalam kehidupan generasi saat ini.

Sehingga yang terjadi generasi dijauhkan dari jalan menuju perubahan. Potensi generasi muda dilumpuhkan dalam berkarya dan berprestasi. Apalagi regulasi dalam sistem kapitalisme ini sama sekali tidak memberikan jaminan perlindungan bagi generasi Z. Yang ada generasi Z justru semakin terpuruk dalam lingkaran materialistik melalui sosial media yang menciptakan gaya hidup FOMO. Lihat saja banjir produk viral Labubu yang akhir-akhir ini tengah menyerang masyarakat tidak terkecuali dengan generasi Z. Pembelian produk tersebut bukanlah hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan individu, namun tren fear of missing out (FOMO).

Terkait demam Labubu yang menyerbu masyarakat, sosiolog Universitas Airlangga Nur Syamsiyah SSosio MSc mengatakan, daya tarik produk populer sering kali terletak pada nilai eksklusivitas, keterbatasan produksi, dan keterkaitannya dengan budaya pop yang memiliki basis penggemar. Sebagaimana diketahui, boneka Labubu menjadi begitu booming setelah idol K-pop Lisa BLACKPINK memamerkannya di media sosial. (jawapos.com, 13/10/2024).

Solusi
Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa Islam adalah agama yang sempurna dan paripurna, yang mampu mengatur dan menyelesaikan segala problematika kehidupan manusia dengan seperangkat aturan yang lengkap dari Allah SWT.

Dalam Islam pemuda adalah agen of change. Islam sistem terbaik yang mempunyai cara jitu untuk melejitkan potensi generasi Z. Mengarahkan hidupnya sesuai dengan perintah Allah SWT yaitu menjadi hamba beriman, bertaqwa, memiliki karya yang bermanfaat bagi umat guna membangun kembali peradaban gemilang seperti pada masa kejayaan Islam masa lalu.

Islam mewajibkan seorang penguasa menciptakan suasana yang Islami bagi seluruh masyarakatnya yaitu dengan menerapkan aturan Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Dalam mencetak agen of change maka negara memberikan pendidikan berbasis aqidah Islamiyah sehingga para generasi muda senantiasa mempunyai pola pikir dan pola sikap Islam. Yang mana generasi Z akan mampu memilah dan memilih mana perbuatan yang halal dan haram, mana yang boleh dikerjakan dan mana yang harus ditinggalkan. Negara juga melarang tegas perilaku atau hal-hal lain yang bisa merusak mental generasi Z karena adalah perisai pertama bagi mereka.

Selain itu negara juga wajib memfasilitasi mereka dengan berbagai sarana dan prasarana yang digunakan untuk mengembangkan potensinya. Memberikan aspirasi dan penghargaan bagi generasi yang mampu menciptakan karya. Demikianlah Islam jika diterapkan dalam kehidupan. Segala problematika kehidupan manusia akan diselesaikan dengan baik dan akan menciptakan suasana kehidupan yang penuh dengan keberkahan di dunia dan di akhirat kelak.
Wallahu’alam.

(Penulis adalah Pemerhati Remaja Kotawaringin Timur)

Share3Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Geisha Tampil Memukau pada Pembukaan Gebyar UMKM di Sukamara 

Next Post

Apresiasi P5 SMPN 4 Sampit Mengangkat Tema Teknologi

Berita Terkait

Opini

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Jumat, 24 April 2026
Opini

Ratusan Nelayan Belawan Unjuk Rasa, Tolong Peka Wahai Penguasa!

Minggu, 8 Maret 2026
Opini

MBG Berulang, Alarm Kelalaian Negara?

Minggu, 22 Februari 2026
Opini

Gagalnya Sistem Kapitalisme, Menciptakan Pendidikan yang Suram

Sabtu, 14 Februari 2026
Opini

Menimbang Arah Diplomasi Perdamaian dan Keberpihakan Kemanusiaan

Senin, 9 Februari 2026
Opini

Ketimpangan Global: Wajah Nyata Kegagalan Kapitalisme

Minggu, 18 Januari 2026
Load More
Next Post

Apresiasi P5 SMPN 4 Sampit Mengangkat Tema Teknologi

816 Pelajar SMPN 4 Sampit Tampilkan Karya Menarik

Halikinnor Dapat Dukungan Penuh di Pandawa

Lima Bunda PAUD Asal Kotim Terima Penghargaan Berprestasi Tingkat Provinsi

Bawaslu Ingatkan Semua Paslon dan Tim Ikuti Ketentuan

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK