SAMPIT – Sebanyak 816 pelajar SMPN 4 Sampit kabupaten Kotawaringin Timur mengikuti kegiatan Project penguatan profil pelajar Pancasila yang diselenggarakan sekolah sebagai bentuk dari implementasi kurikulum merdeka.
“Project penguatan profil pelajar Pancasila ini kami laksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2024-2025 dengan mengangkat tema atau topik rekayasa teknologi yang mana Ini diikuti oleh seluruh siswa 816 siswa dari 25 rombel dengan 25 macam produk atau hasil dari Project p5-nya,”kata Kepala SMPN 4 Sampit, Anjar Subiantoro, Sabtu 2 November 2024.
Lanjutnya, melalui kegiatan ini seluruh peserta didik diajarkan untuk lebih kreatif dan inovatif terutama membaca peluang yang bisa dikembangkan di zaman ini. “Dengan harapan ini bisa mengembangkan dan memotivasi siswa kita untuk berinovasi untuk kreatif dan juga untuk membentuk karakter siswa kita agar mereka berani bertanggung jawab, serta membuat visi atau misi ke depan dalam rangka mengembangkan bakat dan minat serta talenta mereka,”ucapnya.
Sementara itu salah seorang pelajar di SMPN 4 Sampit dari kelas 8 yaitu Rengga menyampaikan, dirinya bersama rekannya menampilkan pembuatan kompos sederhana dari limbah rumah tangga. “Kompos sederhana ini kita hanya memerlukan alat untuk membuat kompos, di sini menggunakan bor, pisau, paku dan solder. Untuk peralatan lainnya kami menggunakan 2 ember cat bekas, lalu ada lem, pipa drat dan juga keran,”bebernya.
Sementara untuk bahan yang diperlukan yaitu cairan E4, gula, air yang dimasukkan ke dalam wadah kecil dan kuas untuk melukis komposter serta yang terakhir adalah sampah organik yang bisa berupa sayur-sayuran. “Kegunaan komposter sederhana yaitu untuk menguraikan sampah organik menjadi kompos, baik itu kompos cair maupun padat lalu kompos ini memiliki manfaat untuk mengembalikan kesuburan tanah atau meningkatkan kesuburan tanah,” imbuhnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post