SAMPIT Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Kotim) I Gede Sukadana mengapresiasi kegiatan Project penguatan profil pelajar Pancasila yang dilaksanakan di SMP Negeri 4 Sampit terutama karena mengangkat tema replika teknologi kreativitas anak bangsa yang sejalan dengan zaman sekarang.
“Karena pengembangan minat dan bakat anak-anak kita memang harus melalui proses-proses, dan segala sesuatu itu butuh waktu terutama untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin modern,”ujarnya, Sabtu 2 November 2024.
Yang terpenting ujarnya, ada konsistensi dan ada komitmen bersama untuk memfasilitasi anak-anak di dalam menumbuhkembangkan minat dan bakat mereka. Serta memfasilitasi minat dan bakat yang mereka miliki.
“Kami dari Dinas Pendidikan tentu berbangga dengan adanya kegiatan seperti ini, untuk melatih anak-anak kita yang pertama mereka mampu tampil di depan orang banyak. Kemudian yang kedua mendayagunakan segala potensi yang mereka miliki untuk berkreasi dan berinovasi,”ucapnya.
Karena kata Gede, harus disadari bahwa ke depan tantangan hidup anak-anak tidak sama dengan tantangan orangtua jaman dulu. Sehingga agar mereka siap dengan tantangan ke depan, maka mereka harus dipersiapkan dengan berbagai pembekalan baik itu ilmu pengetahuan ataupun keterampilan.
“Untuk mengasah itu butuh kolaborasi di antara kita semua, pemerintah support dalam hal anggaran dan program-program, pihak sekolah di satuan pendidikan selaku eksekutor terhadap regulasi yang dikeluarkan begitu juga dalam hal kebijakan dan orang tua melalui komite,”jelasnya.
Menurutnya, Disdik berharap hal ini bisa didukung bersama, karena tanpa adanya kolaborasi yang baik akan sulit untuk mempersiapkan anak-anak. Untuk itu komitmen harus dibangun bersama dan harus disadari betul bahwa tanggung jawab anak-anak ada di pundak semua pihak.
“Hari ini mereka anak-anak suatu saat akan menjadi dewasa dan menjadi orang tua dan merekalah yang akan memegang estafet kepemimpinan bangsa dan daerah, oleh karenanya kalau mau bangsa ini ke depan baik kita harus mengambil tanggung jawab itu,”tegasnya.
Walaupun saat ini apa yang dilakukan anak-anak belum sempurna tambahnya, hal itu dapat dimaklumi karena semua perlu proses, yang terpenting adalah mereka mau berproses dari hari ini dan untuk kedepannya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post