SAMPIT – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak lama lagi akan mendapatkan akses layanan jantung yang lebih lengkap di daerah sendiri. RSUD dr Murjani Sampit dijadwalkan melaksanakan tindakan kateterisasi jantung perdana pada 26–27 Juni 2026, sebagai langkah awal penguatan pelayanan penyakit jantung dan pembuluh darah di rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, menyampaikan bahwa pelaksanaan tindakan perdana itu akan didampingi langsung oleh tim medis dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita serta RSUD Doris Sylvanus.
“Rencananya pada 26 sampai 27 Juni akan dilaksanakan kredensial sekaligus proctorship atau pendampingan tindakan oleh tim dari RS Harapan Kita dan RSUD Doris Sylvanus,” ujar Yulia, Jumat 19 Juni 2026.
Menurut Yulia, kehadiran fasilitas Catheterization Laboratory (Cath Lab) menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kotim. Dengan fasilitas tersebut, berbagai tindakan diagnostik maupun intervensi pada pembuluh darah dan jantung dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus selalu merujuk pasien ke luar daerah.
Ia menjelaskan bahwa Cath Lab sebenarnya sudah mulai dimanfaatkan untuk beberapa tindakan medis, di antaranya venografi dan pemasangan Central Dialysis Line (CDL) yang dilakukan oleh dokter spesialis bedah vaskular, dr Jancung.
Namun untuk pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan, rumah sakit masih menunggu proses kredensial dan visitasi sebagai syarat operasional penuh.
“Saat ini fasilitas sudah digunakan untuk beberapa tindakan. Namun untuk pelayanan BPJS masih menunggu proses kredensial sehingga pasien tetap mengikuti mekanisme rujukan yang berlaku,” jelasnya.
Selain menjadi momentum dimulainya layanan kateterisasi jantung, kegiatan tersebut juga akan menjadi ajang memperkuat sistem rujukan kesehatan jantung di Kalimantan Tengah.
Dalam kesempatan itu akan dilakukan penandatanganan kerja sama antara RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RSUD Doris Sylvanus, serta 14 rumah sakit kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien penyakit jantung di daerah, sekaligus meningkatkan kapasitas layanan rumah sakit kabupaten agar lebih terintegrasi dengan rumah sakit rujukan regional maupun nasional.
“Insya Allah seluruh direktur rumah sakit kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah akan hadir di Sampit untuk kegiatan tersebut. Kami juga mengundang Bapak Bupati,” kata Yulia.
Dengan mulai beroperasinya Cath Lab, RSUD dr Murjani optimistis masyarakat Kotim dan daerah sekitar akan semakin mudah memperoleh layanan kesehatan jantung yang berkualitas.
Ke depan, pasien diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan penanganan medis spesialis yang sebelumnya hanya tersedia di rumah sakit rujukan besar.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post