• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Rabu, 10 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » BNNK Kotim Ungkap Fakta Baru: Pelaku Jual Beli Narkoba di Belakang Eks Golden Pendatang yang Manfaatkan Lahan Kosong

BNNK Kotim Ungkap Fakta Baru: Pelaku Jual Beli Narkoba di Belakang Eks Golden Pendatang yang Manfaatkan Lahan Kosong

Selasa, 13 Januari 2026
in Hukrim
A A
Foto:Kepala BNNK Kotim, AKBP Muhammad Fadli (tengah).

Foto:Kepala BNNK Kotim, AKBP Muhammad Fadli (tengah).

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur (Kotim) mengungkap fakta baru terkait maraknya peredaran narkoba di kawasan belakang eks Golden, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

 

Baca juga berita lainnya

Pemilik Lahan dan Kuasa Hukum Nilai Mediasi Belum Menjawab Tuntutan Masyarakat

Kapolda Kalteng Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Dukung Posko Warga di Puntun

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Polda Kalteng Perkuat Sinergi dengan Tokoh Daerah

Polsek Sabangau Selesaikan Perselisihan Keluarga Secara Mediasi

Kepala BNNK Kotim, AKBP Muhammad Fadli, menyebut pelaku jual beli narkoba di wilayah tersebut bukan berasal dari warga setempat, melainkan pendatang yang memanfaatkan banyaknya lahan dan bangunan kosong untuk bertransaksi.

 

“Hal ini terungkap saat kita melaksanakan kegiatan sosialisasi narkoba yang dilaksanakan di belakang eks Golden. Yanh mana kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat lintas instansi yang telah dilakukan pada Desember lalu,”ujarnya, Senin 12 Januari 2026.

 

Dalam rapat tersebut, disepakati perlunya kehadiran langsung pemerintah dan aparat penegak hukum di lapangan guna melihat kondisi riil serta mendengar aspirasi masyarakat.

 

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa kita laksanakan bersama unsur pemerintah, kepolisian, TNI, dan seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah hadir di mana-mana dan membantu masyarakat, khususnya dalam penegakan hukum terhadap peredaran narkoba,” ujar Fadli.

 

Ia menegaskan, kegiatan tersebut baru tahap awal dan akan berlanjut ke langkah-langkah berikutnya. Salah satu rencana yang mengemuka adalah pendirian pos terpadu, sesuai dengan aspirasi warga yang telah bertahun-tahun tinggal di kawasan belakang eks Golden dan merasakan langsung dampak stigma negatif sebagai daerah rawan narkoba.

 

“Ini baru awal saja. Selanjutnya akan kita laksanakan kegiatan yang sama, dan ada rencana sesuai aspirasi masyarakat di belakang Golden ini, mereka ingin ada pos terpadu. Pos terpadu ini nantinya diisi oleh aparat kepolisian, TNI, elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan juga unsur BNNK untuk mengawasi kegiatan di wilayah ini,” jelasnya.

 

Fadli mengungkapkan, dari hasil dialog dan pemantauan di lapangan, terungkap bahwa warga setempat sebenarnya bukan pelaku utama peredaran narkoba. Selama ini, mereka cenderung memilih diam karena tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan keluarga.

 

“Karena kita tahu bahwa penjual dan pembeli narkotika itu orang luar, bukan orang sini. Mereka hanya menggunakan tempat karena banyak lahan dan bangunan kosong yang tidak digunakan. Masyarakat di sini cenderung membiarkan, bukan karena mendukung, tapi karena tidak mau mengambil risiko. Prinsip mereka, yang penting keluarga kami aman, kami tidak menggunakan, dan kami tidak diapa-apakan,” ungkapnya.

 

Menurut Fadli, warga justru merindukan kehadiran negara dan aparat penegak hukum yang bersatu dengan masyarakat. Mereka berharap ada langkah nyata agar wilayah tempat tinggal mereka tidak terus-menerus dicap sebagai sarang narkoba.

 

“Mereka ingin ada tangan pemerintah di sini, ada tangan penegak hukum di sini, yang bersatu dengan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen,” katanya.

 

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Fadli juga mengakui adanya indikasi transaksi narkoba yang terpantau saat rombongan tiba di lokasi. Beberapa orang yang diduga terlibat langsung melarikan diri setelah melihat kehadiran aparat dan unsur pemerintah.

 

“Infonya tadi, saat kita datang ke sini memang ada yang diduga sedang transaksi. Bukan warga belakang Golden. Ada beberapa kelompok menggunakan sepeda motor, melihat kita datang bersama-sama, mereka ketakutan dan langsung putar balik. Teman-teman dari Polres Narkoba langsung bergerak, dan mereka lari kocar-kacir,” tuturnya.

 

Meski demikian, dari informasi yang dihimpun, para pelaku tersebut tidak berasal dari kawasan belakang eks Golden. Fakta ini sekaligus meluruskan persepsi yang selama ini berkembang di masyarakat luas.

 

“Baru kita ketahui bahwa yang menjual dan membeli itu bukan warga sini. Orang-orang pendatang yang setiap waktu dan setiap saat berubah, baik orangnya maupun tempatnya,” tegas Fadli.

 

Ke depan, BNNK Kotim berencana melakukan pembahasan lebih mendalam bersama DPRD Kotim dan seluruh pemangku kepentingan terkait rencana pendirian pos terpadu. Fadli mengakui, langkah tersebut memerlukan dukungan anggaran dan personel lintas lembaga agar bisa berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

“Kita akan diskusikan lagi secara mendalam dengan dewan karena ini memerlukan anggaran yang cukup dan personel yang melibatkan semua lembaga serta tokoh-tokoh masyarakat dan agama,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, hasil sosialisasi dan masukan dari para ketua RT, mulai RT 1, RT 2, hingga RT 3, menjadi dasar penting untuk menyusun solusi jangka panjang. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Fadli optimistis kawasan belakang eks Golden dapat berangsur-angsur lepas dari stigma negatif dan menjadi lingkungan yang lebih aman.

 

(dia/matakalteng)

Share2Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Datangi Kampung Belakang Eks Golden, Ketua Komisi III DPRD Kotim Ungkap Dugaan Transaksi Narkoba Sempat Kocar-kacir

Next Post

DPRD Kotim Pastikan Jalan Mentaya Hulu Masuk Prioritas Penanganan, Perbaikan Darurat Segera Dimulai

Berita Terkait

Hukrim

Pemilik Lahan dan Kuasa Hukum Nilai Mediasi Belum Menjawab Tuntutan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026
Hukrim

Kapolda Kalteng Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Dukung Posko Warga di Puntun

Senin, 1 Juni 2026
Hukrim

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Polda Kalteng Perkuat Sinergi dengan Tokoh Daerah

Senin, 1 Juni 2026
Hukrim

Polsek Sabangau Selesaikan Perselisihan Keluarga Secara Mediasi

Senin, 1 Juni 2026
Hukrim

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolresta Palangka Raya Tekankan Pentingnya Persatuan

Senin, 1 Juni 2026
Hukrim

Patroli Dini Hari, Satlantas Polresta Palangka Raya Tindak 9 Motor Diduga Terlibat Balapan Liar

Senin, 1 Juni 2026
Load More
Next Post

DPRD Kotim Pastikan Jalan Mentaya Hulu Masuk Prioritas Penanganan, Perbaikan Darurat Segera Dimulai

Kemacetan dan Sampah Jadi Dampak, DPRD Kotim Dorong Percepatan Pasar Mangkikit

Sistem Kapitalisme, Mengincar Untung dari Lumpur Bencana

Brigjen Yosi Muhamartha Jabat Wakapolda Kalteng

Jabatan 5 Direktur dan 2 Kabid di Polda Kalteng serta 2 Kapolres Resmi Berganti

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK