SAMPIT – Poster bergambar buronan Harun Masiku yang telah lama menjadi daftar pencarian orang (DPO) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menjadi perbincangan hangat warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Poster tersebut, lengkap dengan foto, nomor identitas, ciri-ciri fisik, hingga kontak pelaporan, ditemukan terpampang di sejumlah titik strategis di kota ini.
Salah satu lokasi yang menarik perhatian adalah sebuah toko kelontongan di Jalan MT Haryono, Kecamatan MB Ketapang, tepat di depan Mapolsek Ketapang. Poster itu sudah terpasang sejak beberapa hari lalu, tetapi hingga kini belum diketahui siapa yang memasangnya.
“Poster itu sudah ada sejak Sabtu pekan lalu. Saya kira aparat yang memasang untuk membantu KPK, tetapi tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Jadi saya penasaran juga siapa yang di foto itu, saya kira orang sampit ternyata lain,” ujar Fahri, seorang pengunjung toko, Senin, 9 Desember 2024.
Poster tersebut menggambarkan Harun Masiku dengan ciri-ciri fisik seperti tinggi badan 172 cm, rambut hitam, kulit sawo matang, tubuh kurus, sering memakai kacamata, dan memiliki suara sengau. Pesan yang tertulis pada poster mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat seseorang dengan ciri-ciri tersebut.
Adapun kontak pelaporan yang tertera mencantumkan nama penyidik KPK, Rossa Purbo Bekti, beserta nomor telepon 021-25578300 ext. 7334, HP 08119043917, serta alamat email [email protected].
Penampakan poster ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warga Sampit. Beberapa warga menduga poster tersebut merupakan bagian dari upaya penyebaran informasi oleh aparat guna mempersempit ruang gerak Harun Masiku, yang hingga kini belum tertangkap sejak ditetapkan sebagai buronan beberapa tahun lalu.
“Kalau memang poster ini resmi dari aparat, tentu kami mendukung. Tetapi cara pemasangannya yang tiba-tiba ini membuat kami bertanya-tanya. Apakah ada petunjuk bahwa Harun Masiku pernah terlihat di Sampit?” ujar Ratna, salah seorang warga setempat.
Sekedar informasi bahwa Harun Masiku, yang menjadi tersangka dalam kasus suap terkait penetapan anggota DPR RI, telah menjadi buronan selama bertahun-tahun. Upaya pencarian yang dilakukan oleh KPK dan kepolisian terus berlanjut, termasuk penyebaran informasi melalui media cetak, digital, dan poster seperti yang ditemukan di Sampit.
Meskipun poster tersebut menjadi pengingat nyata bahwa Harun Masiku masih buron, banyak warga berharap agar upaya ini benar-benar membuahkan hasil. Hingga saat ini, keberadaan Harun Masiku masih menjadi misteri besar di Indonesia. Munculnya poster-poster ini menjadi sinyal bahwa aparat hukum tidak menyerah dan terus berusaha membawa buronan ini ke meja hijau.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post