SAMPIT – Sebuah video berdurasi beberapa detik yang memperlihatkan korban pengeroyokan, Ansyori Muslim (22) bersimbah darah menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat mengalami luka parah di kepala dan tubuhnya serta nampak kaya orang trauma.
Video tersebut diduga diambil di lokasi kejadian, sebuah bangunan di Jalan Suprapto, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, sebelum korban meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.
Dalam video yang direkam menggunakan ponsel, terlihat Ansyori merintih kesakitan dengan darah bercucuran dari kepala, wajah, dan tangannya, yang menggenang hingga ke lantai. Luka tersebut diduga akibat pukulan benda tumpul dan serangan dengan tangan kosong.
Ahmadi, penasihat hukum keluarga korban, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan sejumlah petunjuk dan bukti kepada aparat kepolisian untuk mempercepat proses penyelidikan.
“Saat ini kasusnya telah sampai naik ke sidik, kami berharap temuan kami itu menjadi alat bukti dan petunjuk untuk titik terang siapa saja yang terlibat menganiaya korban,” ujar Ahmadi, Sabtu, 23 November 2024.
Ia juga menambahkan bahwa keluarga korban menginginkan penanganan kasus ini dilakukan secara adil tanpa adanya kambing hitam dalam penetapan tersangka. Keluarga korban saat ini menunggu gelar perkara dari pihak kepolisian.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post