SAMPIT – Seorang anak punk, Ijani, yang merupakan korban penusukan oleh pemuda yang belum diketahui identitasnya di Taman Kota Sampit beberapa waktu lalu menjalani perawatan insentif di RSUD dr Murjani Sampit karena mendapatkan luka yang cukup parah dibagian tubuhnya.
Menurut kerabat Ijani, St Aisah, menyatakan bahwa pada saat kejadian pada Senin 28 Oktober lalu, dirinya sedang berada di tempat kerjanya di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
“Saat itu saya tidak tahu kejadiannya, timbul saya dapat kabar kalau dia (korban.red) menjadi korban penusukan,” ucap St Aisah kerabat korban saat menemani Ijaini yang sedang terbaring lemah di atas kasur di RSUD dr Murjani Sampit. Kamis, 31 Oktober 2024.
Sementara itu, menurut korban, Ijaini, mengatakan bahwa dirinya tidak tahu permasalahan yang menimpanya. Namun tiba-tiba datang pemuda yang membawa senjata tajam (Sajam) langsung menusuknya di bagian dada dan perut sebelah kiri.
“Saya tidak tahu apa permasalahannya, saya langsung ditusuk menggunakan pisau di bagian dada dan perut. Kemudian setelah kejadian itu pelaku yang saya tidak kenali langsung kabur, dan saya langsung dibawa teman-teman saya ke rumah sakit,” kata korban saat mendapatkan perawat kepada wartawan ini.
Munurutnya, kasus ini pihaknya sudah melaporkan peristiwa yang menimpanya ke pihak Kepolisian, dengan harapan pelaku cepat diamankan dan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatan terhadap dirinya tesebut.
“Sudah melapor, saya berharap pelaku cepat diamankan oleh pihak Kepolisian,” bebernya.
Dirinya menambahkan bahwa, sudah tiga hari dirinya mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit setelah kejadian tersebut.
“Sudah tiga hari saya berbaring untuk mendapatkan perawatan,” tutupnya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post