SAMPIT – Guna menciptakan kondusifitas di wilayah selama bulan Ramadhan 1445 H/ 2024, Kapolsek Baamang, Iptu Fedrick Liano, memperingatkan pelaku Balapan Liar (Bali) maupun penggunaan knalpot brong agar segera menghentikan aksinya.
“Jika dapat jangan harap ada toleransi, karena ini sudah menjadi atensi di wilayah saya selama bulan Ramadhan ini. Kami tidak ingin warga saya terganggu dengan adanya aktivitas ini,” tegasnya, kepada wartawan ini, Kamis, 14 Maret 2024.
Lanjutnya, apalagi dirinya merupakan putra asli daerah Sampit, ia tidak ingin melihat adanya aktivitas yang mengganggu ketertiban masyarakat terutama di wilayah hukumnya tepatnya di Terowongan Nur Mentaya (TNM).
“Melihat kondisi sekarang dengan adanya balapan liar dan penggunaan knalpot brong ini, saya prihatin. Saya ingin memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat saya yang saat ini sedang menjalani ibadah puasa di wilayah hukum saya,” jelasnya.
Patroli yang dilakukan terus diintensifkan, agar penyakit masyarakat seperti ini cepat dihilangkan, terutama patroli tersebut dilakukan di wilayah ataupun titik rawan seperti Jalan Smekto atau Jalan Jaksa Agung dan depan Stadion 29 November Sampit pada saat subuh hari.
“Kami akan bentuk tim untuk melakukan dan menyisir tempat yang dijadikan balapan liar. Bahkan masyarakat yang menggunakan knalpot brong di wilayah hukum saya tetap saya tindak tegas, kalau ketemu,” bebernya.
Ditambahkan Fedrick, para pelaku balap liar maupun motor dengan knalpot brong didominasi oleh remaja dan banyak di antaranya yang masih berstatus pelajar. Dirinya mengimbau pada mereka agar tak bandel, menghentikan aksinya. Sebab tak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain.
“Kami akan terus menindak pelaku balap liar dan pengendara motor brong yang masih membandel agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat bisa terjaga. Tapi kita juga tetap mengedepankan tindakan harmonis,” bebernya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post