PALANGKA RAYA – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa OJK menyelenggarakan program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2024 untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
GERAK Syariah 2024 merupakan kampanye nasional keuangan syariah selama Bulan Ramadan, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan penggerak keuangan syariah, seperti Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah (PUJKS), Asosiasi Pelaku Jasa Keuangan Syariah, Bank Indonesia (BI), Kementerian Agama Republik Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Tim Percepatan Keuangan Daerah (TPAKD), media massa, influencer, tokoh agama dan tokoh penggerak keuangan syariah lainnya.
“Literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia saat ini masih rendah. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022, indeks literasi dan inklusi keuangan syariah hanya mencapai 9,14 persen dan 12,12 persen,” ujarnya, Kamis, 14 Maret 2024.
Oleh karena itu, kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan sangat penting dalam mengoptimalkan momentum Ramadan 2024 atau 1445 Hijriah melalui program GERAK Syariah 2024.
GERAK Syariah 2024 akan berlangsung di 35 Kantor OJK di daerah, dengan melibatkan PUJKS dan pemangku kepentingan di wilayah kerjanya. Kegiatan kampanye keuangan syariah tersebut terdiri dari 295 literasi keuangan syariah, 124 kegiatan inklusi keuangan syariah, dan 146 kegiatan sosial yang dipadukan dengan kegiatan literasi/inklusi keuangan syariah. Total target peserta edukasi sebanyak 786.929 orang, total target masyarakat terinklusi sebanyak 2.074.419 orang, dan total target masyarakat terlibat dalam kegiatan sosial yang dipadukan dengan kegiatan literasi/inklusi keuangan syariah sebanyak 669.347 orang.
“Kegiatan GERAK Syariah 2024 terdiri dari dua rangkaian kegiatan utama, yaitu KOLAK (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah) dan KURMA (Kompetisi Keuangan Syariah di Bulan Ramadan). KOLAK akan diisi oleh kegiatan webinar, podcast, talkshow radio, dan edukasi di media sosial,” imbuhnya.
Sedangkan KURMA terdiri dari berbagai kompetisi/kuis, yaitu Lomba Kultum Keuangan Syariah, Lomba Reels Edukasi Keuangan Syariah, Lomba Hadrah, Lomba Call for Content, dan Kuis Mingguan. Panitia GERAK Syariah 2024 menyiapkan hadiah dengan total Rp80 juta, e-certificate, dan berbagai hadiah menarik lainnya.
OJK berharap melalui GERAK Syariah 2024, bisa mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah di Indonesia. Semoga program ini bisa memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Indonesia. Mari sama-sama mengoptimalkan momentum Ramadan 2024 untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian tentang keuangan syariah.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post