PALANGKA RAYA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Palangka Raya, Sri Astiana mengatakan, jika adanya rolling Unit Pelaksana Teknis (UPT), berdampak besar terhadap peningkatan kinerja petugas di Lapas setempat.
Sebelumnya, Kanwil Kemenkumham Kalteng melakukan rolling terhadap UPT yang ada di Kota Palangka Raya. Seperti LPP Perempuan yang sebelumnya berada di Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya – Katingan kilometer 40, kini menempati Rutan Kelas IIA Palangka Raya, di Jalan Tjilik Riwut kilometer 5 Palangka Raya.
“Kalau dulu, petugas lapas yang dominan perempuan harus menempuh jarak yang cukup jauh hanya untuk bekerja. Karena sudah menempuh jarak jauh, tentu menurunkan stamina yang berpengaruh kepada kinerja,” katanya, Senin, 15 Januari 2024.
Bahkan, hampir seluruh petugas di LPP Kelas IIA Palangka Raya pernah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasalnya di jalan trans Kalimantan tersebut terdapat banyak mobil-mobil besar, seperti truk CPO hingga dump truk.
“Para perawat di Rumah Sakit Betang Pambelum itu sudah hafal sama kami, karena tiba-tiba sadar di dalam rumah sakit. Kakinya lecet lah, tangan lecet dan sebagainya,” ucapnya.
Lebih lanjut Sri Astiana mengatakan, jika rolling UPT juga berdampak pada kesejahteraan WBP. Jika sebelumnya banyak WBP yang tak dikunjungi keluarga akibat jarak yang jauh, kini keluarga yang dari luar Kota Palangka Raya pun banyak yang datang membesuk WBP.
“Jadi kan kalau di pusat Kota Palangka Raya, ada keluarga yang dari luar kota itu hanya sekali menempuh perjalanan. Kalau sebelumnya kan keluarga harus menginap di pusat kota baru melanjutkan perjalanan ke kilometer 40. Alhamdulillah ini sangat berdampak besar bagi kami dan WBP,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post