SAMPIT – Belasan warga berbondong-bondong mendatangi Mapolres Kotim untuk melaporkan dugaan kasus penipuan yang bermotif arisan, Kamis, 2 September 2021.
“Sekarang ini ada 14 orang yang datang untuk melapor, salah satunya saya,” kata Popo saat berada di kantor Korps Bhayangkara.
Dilanjutkan, diduga masih ada puluhan orang yang menjadi korban tipu muslihat SM. Para korban mengalami kerugian bervariasi, mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah.
“Macam-macam jumlah kerugiannya. Saya mengalami kerugian Rp 3 juta. Yang lain itu ada Rp 2 juta, Rp 10 juta, Rp 16 juta, bahkan Rp 60 juta. Dari Rp 3 juta itu, saya dijanjikan dapat Rp 5 juta,” beber perempuan ini.
Pelaku menawarkan arisan tersebut melalui aplikasi WhatsApp. Merasa mendapatkan keuntungan lebih dari 50 persen, Popo pun tergiur. Sebelumnya, pihak korban sempat melakukan mediasi dengan terlapor. Namun hingga saat ini tidak ada kejelasan dan pencairan, mereka pun merasa tertipu sehingga melaporkan kejadian ini.
“Kami sudah kehabisan kesabaran makanya melapor, agar dia ditangkap sehingg tidak bisa kabur,” tukasnya.
(brh/hab/matakalteng.com)






















Discussion about this post