SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menyiapkan pembangunan gedung serbaguna yang direncanakan menjadi salah satu fasilitas publik representatif di wilayah Lingkar Selatan. Pada tahun 2026, kegiatan difokuskan pada tahap pematangan lahan sebelum pembangunan fisik dimulai.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, menjelaskan bahwa proyek tersebut saat ini masih berada pada tahap persiapan dan belum memasuki konstruksi bangunan utama.
“Gedung serbaguna itu belum masuk pembangunan fisik. Saat ini yang akan dilelang adalah kegiatan pematangan lahannya terlebih dahulu,” kata Mentana, Rabu 17 Juni 2026.
Ia menjelaskan, lahan yang telah menjadi aset pemerintah daerah tersebut perlu disiapkan agar siap mendukung pekerjaan konstruksi pada tahap berikutnya. Pematangan lahan meliputi berbagai pekerjaan dasar seperti penimbunan, peningkatan akses, hingga penyesuaian kondisi lokasi.
“Pematangan lahan itu supaya ketika nanti masuk tahap konstruksi, akses mobilitas dan pekerjaan pembangunan bisa berjalan lancar. Jadi lahannya benar-benar siap digunakan,” ujarnya.
Menurut Mentana, area yang dipersiapkan untuk pembangunan gedung serbaguna tersebut memiliki luas sekitar empat hektare dan berada di kawasan Lingkar Selatan. Lokasi itu dinilai strategis untuk mendukung pengembangan fasilitas publik di masa mendatang.
Selain gedung serbaguna, sejumlah kegiatan lain yang berada di bidang cipta karya juga mulai disiapkan, di antaranya pembangunan fasilitas di Dekranasda serta beberapa program pelayanan dasar lainnya.
Mentana menambahkan, pembangunan fisik gedung serbaguna direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun berikutnya sesuai tahapan yang telah disusun dalam dokumen perencanaan daerah.
“Kalau sesuai RPJMD dan RKPD, insya Allah pembangunan fisiknya mulai dilaksanakan tahun depan. Tahun ini fokus kita penyiapan lahannya terlebih dahulu,” jelasnya.
Ia berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga proyek strategis tersebut dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kotim.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post