SAMPIT – Belum selesainya pembangunan pasar Mangkikit jalan Pangeran Antasari sejak Februari tahun 2015 lalu, membuat masyarakat pedagang pasar setempat geram. Padahal dari aturan yang disampaikan sebelumnya pasar ini rampung selama satu tahun.
Namun hingga kini, nampak tak kunjung selesai dan dijanjikan kembali oleh pengembang bulan Maret 2019 sudah selesai untuk lantai dasar. Kemudian pada bulan Juni 2019 dijanjikan semua sudah rampung secara keseluruhan. Namun lagi-lagi faktanya pembangunan pasar ini masih berjalan 70 persen pengerjaan.
“Janji itu tidak ditepati, kami berharap hal ini bisa segera ditindaklanjuti,” kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Mangkikit Mohammad Sholeh. Sementara, salah satunya dari aktivis sekaligus Ketua LSM Gerbong Kepentingan Rakyat (Bongkar) Kalimantan Tengah (Kalteng) Audy Valent. Dirinya menyayangkan apa yang sudah dilakukan oleh pengembang keoitik"i/www.matakaltateng&ckgr727_0_6acentonlpolakkukan olehaongkardilakukan oleh pengembang keoia, salah satunya dari a-alent. DntonlpEkukan oleh>
