SAMPIT – Media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Namun, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Cok Orda Putra Legawa, mengingatkan agar penggunaan media sosial tidak berhenti pada aktivitas hiburan dan konsumsi informasi semata.
Menurut Cok Orda, ruang digital seharusnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan keterampilan, membangun jejaring, hingga mendukung kegiatan ekonomi.
Ia mengatakan, masyarakat saat ini memiliki peluang besar untuk menggunakan media sosial sebagai sarana produktif.
“Media sosial maupun teknologi digital tidak hanya digunakan untuk belanja online, mencari informasi, atau melakukan kontak sosial. Ada hal yang lebih penting, yaitu bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan,” ujarnya, Senin 27 Juli 2026.
Cok Orda menilai, pemanfaatan media sosial untuk kegiatan produktif menjadi semakin penting karena tingginya intensitas masyarakat dalam mengakses platform digital setiap hari.
Karena itu, masyarakat perlu mulai mengubah cara pandang terhadap media sosial. Platform digital tidak semata-mata menjadi ruang hiburan, tetapi juga dapat digunakan untuk belajar, mencari pengetahuan, membangun usaha, hingga mempromosikan produk.
Bagi pelaku UMKM, media sosial bahkan dapat menjadi sarana pemasaran yang relatif mudah dijangkau. Produk lokal dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas tanpa harus bergantung sepenuhnya pada metode promosi konvensional.
Diskominfo Kotim juga mendorong pemanfaatan digitalisasi untuk memperkuat promosi potensi daerah, termasuk melalui pengenalan produk lokal dan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.
Selain sektor usaha, pemanfaatan media digital juga dinilai penting bagi dunia pendidikan. Sekolah dapat memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan potensi, program, serta berbagai keunggulan yang dimiliki.
“Bagaimana sekolah dapat dikenal dengan potensinya masing-masing sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk memilih sekolah tersebut,” katanya.
Meski demikian, Cok Orda menekankan pentingnya keamanan digital dan penggunaan media sosial secara bijak, terutama bagi anak-anak dan remaja.
Diskominfo Kotim turut memberikan edukasi kepada sekolah-sekolah yang mengundang narasumber untuk menyampaikan materi mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan keamanan digital.
Ia berharap penguatan literasi digital sejak usia sekolah dapat membantu generasi muda memahami manfaat sekaligus risiko penggunaan teknologi.
“Kita berharap anak-anak dapat lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial. Digitalisasi harus diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan membuka peluang, bukan hanya menjadi sarana hiburan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)

















Discussion about this post