PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi berjalan lancar, di tengah berbagai isu global yang sempat menjadi perhatian.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengatakan total kuota jemaah haji Kalteng tahun ini mencapai sekitar 1.570 orang, termasuk tambahan kuota dari pemerintah pusat. “Kuota kita sebanyak 1.559 jemaah, ditambah kuota tambahan sehingga totalnya sekitar 1.570-an,” ujarnya, Senin 6 April 2026.
Terkait kekhawatiran dampak geopolitik global, Edy memastikan tidak ada kendala dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Hal tersebut berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Agama. “Dari informasi pemerintah pusat, tidak ada kendala. Pemerintah Arab Saudi menjamin seluruh jemaah dari berbagai negara dapat melaksanakan ibadah dengan aman,” tegasnya.
Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan jemaah haji Kalteng direncanakan mulai Mei 2026 dan akan dibagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter). “Keberangkatan diperkirakan mulai bulan Mei, nanti akan dibagi dalam beberapa kloter,” jelasnya.
Untuk mekanisme keberangkatan, jemaah asal Kalimantan Tengah tetap akan melalui embarkasi di Kalimantan Selatan sebelum bertolak ke Arab Saudi. “Dari sini berangkat ke Kalimantan Selatan dulu, kemudian dari sana langsung ke Arab Saudi menggunakan pesawat berbadan besar,” katanya.
Edy juga menyebutkan jumlah jemaah lanjut usia (lansia) tahun ini sekitar 78 orang dan akan menjadi perhatian khusus dalam pelayanan. “Jemaah lansia sekitar 78 orang, tentu akan diprioritaskan, terutama melihat kondisi cuaca di sana dan faktor kesehatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya memastikan seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan optimal, mulai dari persiapan hingga pemberangkatan, agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman. “Intinya kita ingin seluruh jemaah bisa berangkat dengan baik dan kembali dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post