PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar program Pasar Murah Spesial Ramadan yang menyasar kalangan mahasiswa sebagai upaya membantu meringankan kebutuhan pokok selama bulan suci.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Agustiar Sabran di halaman Istana Isen Mulang, Rabu 11 Maret 2026 dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palangka Raya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, para asisten dan staf ahli gubernur, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi.
Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Pangdam Kodam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng, perwakilan Badan Intelijen Negara daerah, serta Kepala Kanwil Perum Bulog Kalteng bersama tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Dalam laporannya, Plt Sekda menjelaskan pemerintah provinsi menyiapkan sekitar 3.000 paket sembako untuk mahasiswa. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis dengan nilai subsidi sebesar Rp134.750.
Awalnya paket tersebut dapat ditebus dengan harga Rp10.000. Namun dalam kegiatan itu, Gubernur memutuskan agar seluruh paket dibagikan secara cuma-cuma kepada mahasiswa yang hadir. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan tambahan berupa uang tunai sebesar Rp100.000 kepada masing-masing mahasiswa.
Sebagai simbolis penyerahan bantuan, Gubernur menyerahkan langsung paket sembako kepada perwakilan mahasiswa serta perwakilan dari lima panti asuhan di Palangka Raya. Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga menyampaikan pesan kepada para mahasiswa agar tetap memiliki semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan.
“Saya berpesan kepada anak-anakku sekalian agar jangan pernah menyerah dan tetap semangat meraih cita-cita. Kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post