PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai mematangkan pelaksanaan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebagai salah satu strategi memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan bahwa program tersebut telah masuk dalam perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga pelaksanaannya telah diperhitungkan secara fiskal oleh pemerintah provinsi.
“Program Kartu Huma Betang Sejahtera sudah kami masukkan dalam struktur anggaran daerah. Program ini dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Rabu 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, KHBS tidak hanya difokuskan pada pemberian bantuan langsung, tetapi juga mencakup sejumlah program yang bertujuan memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Beberapa di antaranya berupa insentif bagi kelompok tertentu, bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, serta dukungan terhadap sektor-sektor produktif seperti pertanian dan perikanan.
Wagub menuturkan, pada tahap awal pelaksanaan program, pemerintah akan memprioritaskan masyarakat yang telah tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran.
“Untuk tahap awal, kita fokus pada masyarakat yang sudah masuk dalam data nasional sebagai dasar penyaluran bantuan,” jelasnya. Selain menyiapkan KHBS, pemerintah provinsi juga mengambil sejumlah langkah untuk membantu masyarakat menghadapi dinamika ekonomi, salah satunya melalui program stabilisasi pangan.
Dalam program tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan beras kepada sekitar 205 ribu warga di wilayah Kalimantan Tengah sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan potensi inflasi daerah.
Edy juga menekankan pentingnya peran media dalam mengawal pelaksanaan berbagai program pembangunan melalui kritik dan masukan yang konstruktif. “Kami sangat terbuka terhadap kritik. Hal itu penting sebagai bentuk kontrol agar program pemerintah dapat berjalan lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki Kalimantan Tengah cukup besar sehingga perlu dikelola secara optimal agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post