PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya menekankan pentingnya pemerataan peningkatan fasilitas kesehatan agar seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan medis dengan kualitas yang setara.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim, menilai upaya transformasi layanan kesehatan di ibu kota Kalimantan Tengah harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak terpusat pada satu fasilitas saja.
Ia menyatakan dukungan terhadap rencana Pemerintah Kota Palangka Raya dalam meningkatkan fasilitas layanan di Puskesmas Kayon. Namun, ia mengingatkan agar pengembangan tersebut tetap memperhatikan prinsip pemerataan layanan kesehatan.
“Kami tentu mengapresiasi langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan di Puskesmas Kayon. Namun pemerataan harus menjadi perhatian utama, karena masih banyak puskesmas lain yang juga membutuhkan peningkatan fasilitas,” ujarnya, Rabu 11 Maret 2026.
Arif mencontohkan kondisi Puskesmas Jekan Raya yang menurutnya juga memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia menilai distribusi pasien yang tidak merata sering kali dipicu oleh keterbatasan fasilitas di sejumlah puskesmas.
“Puskesmas Jekan Raya memiliki dinamika dan kendala operasional tersendiri yang perlu segera ditangani agar pelayanan kesehatan bisa berjalan optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa peningkatan layanan kesehatan tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik semata. Menurutnya, ada beberapa aspek penting yang perlu diperkuat secara bersamaan, seperti ketersediaan peralatan medis yang standar, kecukupan tenaga kesehatan yang kompeten, serta sistem layanan yang nyaman dan terintegrasi.
“Semua masyarakat berhak mendapatkan layanan kesehatan dengan kualitas yang sama. Kita tidak ingin muncul kesan adanya perbedaan dalam pelayanan publik,” tegasnya.
Melalui Komisi III, DPRD juga mendorong pemerintah kota untuk menyusun peta jalan atau roadmap penguatan puskesmas secara bertahap dan terukur di seluruh wilayah Palangka Raya.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan pasien pada satu fasilitas kesehatan sekaligus memastikan standar pelayanan yang merata di setiap puskesmas yang ada di kota tersebut.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post