PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam mendorong peran generasi muda sebagai penggerak ekonomi kreatif. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat struktur perekonomian daerah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Setda Kalteng, Herson B. Aden, mengatakan sektor ekonomi kreatif memiliki prospek cerah dan berperan penting sebagai penopang perekonomian. Baik di tingkat nasional maupun daerah, sektor ini dinilai semakin menunjukkan kontribusi signifikan.
Menurut Herson, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar yang dapat terus dikembangkan secara optimal. Potensi tersebut meliputi kekayaan seni dan budaya, pariwisata alam, hingga kerajinan serta produk olahan berbasis kearifan lokal.
Pemprov Kalteng secara konsisten mendorong pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan. Dukungan juga diberikan kepada pelaku UMKM sebagai bagian dari komitmen pembangunan daerah dan sinergi dengan program prioritas nasional.
Herson berharap kalangan mahasiswa dan pelajar mampu mengambil peran aktif dalam pengembangan sektor ini. “Saya berharap mahasiswa dan pelajar tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga inspirasi serta keberanian untuk bermimpi besar,” ujarnya, Rabu 25 Februari 2026.
Ia menegaskan generasi muda memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah. “Generasi muda adalah motor utama dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah,” katanya.
Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, sektor ekonomi kreatif diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru. Selain itu, penguatan sektor ini juga diyakini dapat meningkatkan daya saing Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

Pemprov Kalteng Perkuat Akses Permodalan dan Pendampingan UMKM
Sementara itu, Pemprov Kalteng juga terus mendorong penguatan sektor koperasi dan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati, mengatakan momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem usaha lokal, sejalan dengan visi Gubernur Kalteng dalam memajukan perekonomian berbasis pelaku usaha daerah.
“Ini peluang bagus bagi kita, khususnya bagi pelaku usaha di Kalimantan Tengah. Kami berharap dengan hadirnya staf khusus ini akan memberikan informasi baru dan memperkuat upaya memajukan ekonomi melalui pelaku usaha lokal,” ujarnya. Dia menambahkan, pendampingan terhadap pelaku UMKM diharapkan semakin intensif, termasuk percepatan realisasi pembangunan rumah produksi UMKM tahap awal yang telah diluncurkan sebelumnya.
“Kami berharap percontohan rumah produksi yang sudah di-launching kemarin bisa segera terwujud. Dari satu percontohan itu, nantinya akan tumbuh rumah produksi UMKM di daerah lain,” katanya. Menurut Rahmawati, keberadaan rumah produksi tidak hanya memperkuat kapasitas produksi, tetapi juga menjadi ruang tumbuh inovasi, khususnya bagi generasi muda.
“Dengan adanya rumah produksi seperti yang disampaikan staf khusus tadi, semangat ekonomi kita akan semakin maju dan inovasi anak-anak muda akan tumbuh serta berkembang di sana,” tegasnya. Terkait permodalan, Rahmawati menjelaskan bahwa dukungan pembiayaan kini diperkuat melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui Bank Himbara. Pihaknya telah berkoordinasi mengenai realisasi dan distribusi KUR kepada pelaku usaha di Kalteng.
“Harapan Pak Gubernur di tahun 2026, penerima KUR adalah pelaku usaha yang memang sudah memiliki omzet dan siap produksi, baik untuk pasar nasional maupun internasional,” jelasnya. Dia memaparkan, untuk kategori usaha mikro, omzet dapat mencapai lebih dari Rp2 miliar per tahun, sementara kategori menengah di Kalteng bisa mencapai hingga Rp50 miliar per tahun.
Rahmawati juga menyebut, rumah produksi skala kecil yang telah ada di berbagai wilayah Kalteng menunjukkan perkembangan positif. Produk-produk lokal kini semakin banyak dipasarkan melalui platform e-commerce. Selain itu, dukungan promosi dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) turut memperkuat daya saing produk lokal.
“Dukungan dari Dekranasda, baik Ibu Gubernur sebagai Ketua Dekranasda Provinsi maupun para Ibu Bupati/Wali Kota sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota, sangat membantu dalam mempromosikan hasil inovasi karya anak negeri kita di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post