PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi membuka Pasar Ramadan 1447 Hijriah di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan kantor TVRI Palangka Raya. Peresmian dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran melalui Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung.
Pasar Ramadan ini merupakan inisiatif Pemprov Kalteng yang bekerja sama dengan pengelola Car Free Day serta pelaku UMKM di Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan kuliner dan jajanan berbuka puasa sekaligus mendorong geliat ekonomi daerah.
“Kita berharap ini menjadi pasar alternatif bagi masyarakat Kota Palangka Raya untuk menikmati kuliner berbuka puasa dan sekaligus lebih menggiatkan perekonomian di Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya,” ujar Leonard. Dia menegaskan, seluruh tenda yang digunakan pedagang disiapkan secara gratis oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata kepada pelaku UMKM agar dapat berjualan tanpa terbebani biaya sewa tempat. “Tenda-tendanya sudah disiapkan gratis, tidak berbayar, dan terlihat sudah penuh semua. Penataannya juga rapi. Kita berharap kunjungan selama satu bulan puasa ini bisa semakin menggerakkan roda perekonomian,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyoroti kehadiran produk unggulan daerah, seperti minyak goreng Hanau yang merupakan turunan dari komoditas sawit asal Kotawaringin Barat dan diproduksi di Kalimantan Tengah. “Ini sangat membanggakan. Dari kebunnya di Kotawaringin Barat, diproduksi di Kalteng, lalu dijual kembali ke masyarakat. Ini meningkatkan nilai tambah produk perkebunan kita,” ungkapnya.
Menurutnya, pengembangan produk hilirisasi seperti ini berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah, baik bagi Kabupaten Kotawaringin Barat maupun Provinsi Kalimantan Tengah secara keseluruhan. Selain mendorong transaksi ekonomi, Sekda mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pangan. “Saya minta para pedagang memastikan makanan yang dijual higienis dan aman dikonsumsi. Ini menyangkut kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengimbau pengunjung menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. “Mari kita jaga ketertiban lalu lintas di Jalan Yos Sudarso dan membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan tetap bersih dan nyaman,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng Rahmawati menyampaikan, Bazaar Ramadan UMKM Tahun 2026 diikuti sebanyak 118 pelaku UMKM. Kegiatan digelar mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026, setiap hari pukul 15.00–19.00 WIB, dengan lokasi di depan TVRI Jalan Yos Sudarso.
Beragam kegiatan turut meramaikan bazar, antara lain pelayanan dan pemasaran perkreditan serta pembuatan QRIS oleh Bank Kalteng, edukasi dari BPOM, pelayanan sertifikasi halal HCCM, hingga penjualan aneka kue, makanan siap saji, minuman, pakaian, dan perlengkapan salat.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pasar Ramadan 1447 H diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi musiman, tetapi juga wadah penguatan kapasitas dan legalitas UMKM di Kalimantan Tengah.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post