PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan. Berbagai fasilitas dan pendampingan disiapkan guna memperkuat kapasitas pelaku usaha muda, tidak hanya sebatas program UMKM konvensional.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Rahmawati, mengatakan Pemprov telah menyediakan fasilitas Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT-KUMKM) atau Rumah UMKM yang berlokasi di sekitar RRI Palangka Raya. “Disitu ada PLUT yang sebenarnya sangat terbuka bagi generasi muda untuk mempromosikan produk-produk mereka. Tempatnya sudah kami siapkan, gratis, tidak dipungut biaya,” ujarnya, Kamis 12 Februari 2026.
Menurutnya, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha dari kabupaten/kota. Padahal, keberadaan Rumah UMKM dapat menjadi etalase bersama untuk menampilkan produk inovasi daerah agar lebih mudah dikenal masyarakat maupun pengunjung. “Cukup membawa hasil inovasi produknya untuk ditampilkan. Sayangnya sampai sekarang belum terisi penuh, hanya sebagian saja,” katanya.
Selain penyediaan ruang promosi, Pemprov juga memperkuat dukungan melalui pendampingan usaha, termasuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha kuliner. “Kami dampingi pembuatan NIB, kemudian untuk kuliner ada sertifikat halal gratis dari pusat yang bisa diakses secara online,” jelas Rahmawati.
Terkait proses pengurusan NIB, ia menyebut saat ini dapat dilakukan melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) atau langsung datang ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). “NIB sekarang melalui aplikasi OSS. Bisa online atau datang ke PTSP. Di sana ada tim yang membantu mengakses aplikasi dan menjelaskan persyaratan, seperti KTP, nama usaha, dan jenis usahanya,” terangnya.
Rahmawati berharap generasi muda lebih proaktif memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah. Dengan dukungan legalitas, promosi, dan pendampingan, ia optimistis pelaku usaha muda Kalteng mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post