PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti perlunya penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT Banama Tingang Makmur. BUMD ini dinilai masih membutuhkan pendampingan khusus untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar lebih siap menjalankan operasional.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyampaikan saat ini Kalteng memiliki tiga BUMD, yakni PT Bank Kalteng, Jamkrida Kalteng, dan PT Banama Tingang Makmur. Dari ketiganya, PT Banama Tingang Makmur dipandang perlu mendapat perhatian lebih.
“BUMD ini masih memerlukan dukungan, terutama dalam peningkatan kapasitas SDM. Harapannya, ke depan operasional dan program kerja bisa berjalan lebih mantap,” ujar Yuas Elko, Jumat 3 Oktober 2025. Menurutnya, penilaian kesehatan BUMD pada dasarnya dilakukan badan pengawas. Namun, usulan dari pihaknya lebih sebagai dorongan agar PT Banama Tingang Makmur mampu bergerak lebih cepat dan optimal.
Menurutnya, penilaian kesehatan BUMD pada dasarnya dilakukan badan pengawas. Namun, usulan dari pihaknya lebih sebagai dorongan agar PT Banama Tingang Makmur mampu bergerak lebih cepat dan optimal. “Peran BUMD ini sangat strategis, mulai dari menampung hasil pertanian kabupaten/kota, menjembatani BUMD daerah, hingga mendukung operasi pangan seperti beras dan kebutuhan masyarakat lainnya,” jelasnya.
Yuas mencontohkan, di sejumlah daerah lain, BUMD sudah berkembang di berbagai sektor, mulai dari perikanan, peternakan, hingga perkebunan. Bahkan ada yang mengelola penyediaan sapi untuk hari raya maupun distribusi beras. “Kita berharap Banama Tingang Makmur bisa berkembang seperti itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menilai peluang kerja sama dengan BUMN juga terbuka lebar. Misalnya dengan Bulog dalam distribusi beras maupun dengan Pertamina terkait penyediaan LPG dan BBM. “Ekspansi seperti itu tentu bergantung pada kebijakan internal perusahaan. Dari sisi pemerintah, kami mendorong agar BUMD ini bisa memperluas perannya dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post