SAMPIT – Warga Desa Merah, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan seorang wanita muda berinisial R (20) dalam kondisi sudah tidak bernyawa, Jumat 3 Oktober 2025 malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke Desa Luwuk Sampun dengan tujuan mengecek surat Program Keluarga Harapan (PKH). Namun hingga larut malam, korban tak kunjung kembali, membuat keluarga merasa gelisah dan berinisiatif mencarinya.
Tragisnya, pencarian itu berakhir dengan duka mendalam. Korban ditemukan tergeletak di dekat lapangan voli desa setempat dalam kondisi tak bernyawa. Beberapa luka diduga bekas kekerasan terlihat di tubuh korban. Selain itu, ponsel dan surat PKH korban juga dilaporkan hilang. Kejadian ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Murjani Sampit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar, tadi malam ditemukan mayat seorang perempuan di wilayah Tualan Hulu. Saat ini korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi,” kata Yudi saat dikonfirmasi, Sabtu 4 Oktober 2025.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post