PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan seluruh potensi daerah melalui kolaborasi lintas sektor. “Apa yang disampaikan tadi sejalan dengan misi kami. Misi kami dimulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, dan optimalisasi pendapatan daerah,” ujar Agustiar, Minggu 10 Agustus 2025.
Selain itu dari sektor olahraga, pangan, kesehatan, pendidikan, dan lainnyaa, juga tak luput menjadi prioritas kepemimpinan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo. Gubernur menuturkan, visi pembangunan Kalteng dibagi dalam tiga zona pengembangan. Dia mencontohkan, ada banyak sumber pendapatan yang bisa dioptimalkan, seperti pajak BBM, pajak kendaraan bermotor (Plat KH), kontribusi Bank Kalteng, pajak alat berat, pajak air permukaan, pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), serta potensi lain yang belum tergarap maksimal.
“Kami sudah melakukan pemetaan, begitu saya telah dilantik itu yang menjadi sorotan saya,” ungkapnya.Agustiar menekankan bahwa pengelolaan potensi daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Karena itu, pihaknya menjalin sinergi dengan DPRD, Kejaksaan, kepolisian, TNI, hingga insan pers. “Tanpa kolaborasi, program ini tidak akan berjalan,” tegasnya.
Dalam upaya menekan kebocoran pendapatan daerah, pemerintah juga mengambil langkah tegas. Ia mencontohkan penanganan praktik over dimension over load (ODOL) yang selama ini merugikan daerah. “Contohnya di Gunung Mas, ada empat perusahaan yang beroperasi. Setelah kita buat kebijakan tegas dan fakta integritas, ada perusahaan yang mulai mengurangi praktik merugikan itu,” jelasnya.
Selain itu, pengawasan di sektor BBM dan Plat KH juga diperketat. Pemprov memastikan perusahaan memiliki kebun plasma, mempekerjakan tenaga kerja lokal, dan menabung di Bank Kalteng. “Semua ini sudah berjalan di lapangan dan hasilnya mulai terlihat positif,” ujarnya. Agustiar optimis bahwa target optimalisasi pendapatan daerah bisa tercapai jika ada kemauan dan kerja bersama. “Kalau ada kemauan, semua bisa dilakukan,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post