PULANG PISAU – Setelah acara panen raya padi bersama Presiden RI yang digelar serentak di 14 provinsi sentra utama padi pada Senin 7 April 2025, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, melakukan kunjungan ke Rice Milling Unit (RMU) dan Rice to Rice (RtR) yang berada di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Agustiar didampingi oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Unsur Forkopimda, Dirjen Prasarana dan Sarana (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Andi Nur Alamsyah, Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifai, Bupati Kapuas Wiyatno Dodo, Bupati Katingan Saiful, Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalteng Budi Sultika, Kepala BPS Kalteng Agnes Widiastuti, serta sejumlah Kepala OPD Provinsi Kalteng.
Peletakan batu pertama untuk pembangunan RMU dan RtR di Desa Pantik dilakukan pada April 2024 oleh Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo. Pembangunan ini merupakan bagian dari inovasi yang diluncurkan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran untuk mendukung hilirisasi produk pertanian di wilayah Bumi Tambun Bungai. Salah satu tujuan utama dari pembangunan RMU dan RtR adalah untuk menciptakan sebuah brand atau nama bagi hasil pertanian Kalteng, yang selama ini kurang dikenal di luar daerah.
Dengan adanya RMU dan RtR di Kalteng, diharapkan provinsi ini akan dapat memproduksi beras medium hingga premium, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Inisiatif ini juga bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, dengan penerapan metode pertanian modern mulai dari budidaya, panen, pasca panen, hingga pengolahan.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto. Ia berharap pembangunan infrastruktur pertanian seperti RMU, RtR, dan Rice Milling Plant (RMP) yang sedang dibangun di Kabupaten Kotawaringin Timur akan memperkuat ketahanan pangan di Kalteng.
“Kami akan terus bekerja memberikan kinerja terbaik dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kita selaraskan program dan kegiatan pembangunan dari tingkat pusat hingga daerah,” ujar Agustiar.
Dengan dukungan pemerintah, baik dalam hal sarana, prasarana, maupun perbankan, Kalteng diharapkan dapat mencapai swasembada pangan dan menjadi contoh sukses bagi provinsi lain dalam upaya meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post