PALANGKA RAYA – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Tengah, Noor Fahmi, mengonfirmasi bahwa hasil pemantauan hilal 1 Ramadan yang dilakukan di Menara Masjid Raya Darussalam pada Jumat 28 Februari 2025 tidak dapat terlihat dengan jelas. Hal ini disebabkan oleh cuaca yang mendung dan tertutup awan.
Noor Fahmi menyampaikan bahwa meskipun tim telah menggunakan alat teropong, hilal tetap tidak nampak karena terhalang oleh awan. “Setelah dilakukan pemantauan dengan alat yang ada, ternyata hilal belum terlihat, tidak jelas karena tertutup awan,” ujarnya.
Sebelumnya, cuaca di Palangka Raya sempat diguyur hujan sebelum pemantauan dimulai, yang semakin menyulitkan proses pengamatan. Pemantauan hilal 1 Ramadan dilakukan di satu titik wilayah Kalteng, yakni di Menara Masjid Raya Darussalam, yang menjadi lokasi utama untuk memastikan awal bulan Ramadan.
Noor Fahmi juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan menunggu sidang isbat yang akan dilaksanakan malam ini guna memastikan kapan tepatnya 1 Ramadan jatuh.
“Masyarakat diharapkan bersabar untuk memastikan jatuhnya 1 Ramadan, tunggu sidang isbat malam ini, sehingga kita dapat memastikan apakah Ramadan dimulai esok hari atau tidak,” imbaunya. Dengan ketidakjelasan hilal, keputusan mengenai awal Ramadan akan ditentukan dalam sidang isbat yang diadakan oleh pemerintah dan Kementerian Agama.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post