PALANGKA RAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Gerakan Pramuka Gugus Depan Kota Palangka Raya dalam pelaksanaan Sangga Kerja Lomba Kreativitas Seni dan Patriotisme Pramuka Penggalang, Penegak, dan Pandega (LOKANIRA) XX Tahun 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pelajar SMA di Kota Palangka Raya, dan bertujuan untuk meningkatkan literasi serta pemahaman anggota Pramuka mengenai produk dan layanan keuangan, serta kewaspadaan terhadap penipuan di sektor keuangan, khususnya di kalangan pelajar.
Ketua pelaksana kegiatan LOKANIRA XX, Rizki Noor, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara OJK dan Pramuka, dan berharap hal tersebut dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan yang baik.
LOKANIRA XX se-Kota Palangka Raya merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan sportivitas dan pengembangan jiwa positif bagi anggota Pramuka, termasuk melalui kegiatan literasi dan edukasi keuangan.
“Kegiatan ini menjadi sinergi pertama antara OJK dan Pramuka Palangka Raya dalam rangka memperkuat pemahaman keuangan di kalangan generasi muda,” ujar Rizki. Dalam kesempatan terpisah, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik bagi anggota Pramuka.
“Kemampuan mengelola keuangan adalah bagian dari pendidikan karakter yang mengajarkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Selain berjiwa kreatif dan patriotik, anggota Pramuka juga harus cakap dalam pengelolaan keuangan yang bijak,” ungkapnya, Jumat 21 Februari 2025.
Pada kegiatan tersebut, Kepala OJK yang diwakili oleh Administrator Junior, Maman Surahman, memberikan materi literasi yang meliputi pengenalan OJK, kewaspadaan terhadap penipuan investasi dan pinjaman online ilegal, serta tips dalam mengelola keuangan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 anggota Pramuka.
Melalui edukasi ini, diharapkan anggota Pramuka dapat menjadi generasi muda yang lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan serta lebih mandiri dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post