PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berencana membangun pusat kuliner nusantara di kawasan Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, sebagai bagian dari pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) dan fasilitas publik di lokasi strategis tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah, Shalahuddin, mengungkapkan bahwa proyek ini direncanakan dimulai tahun ini. Pusat kuliner nusantara akan dibangun di area bekas kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah dan terintegrasi dengan RTH.
Shalahuddin berharap proyek ini tidak hanya menjadi daya tarik baru bagi masyarakat dan wisatawan, tetapi juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal serta mendukung pelestarian budaya kuliner Indonesia.
“Fasilitas baru ini diharapkan bisa mendukung sektor ekonomi kreatif, menjadi daya tarik wisata, dan menyediakan ruang publik yang nyaman serta modern bagi masyarakat Palangka Raya,” kata Shalahuddin, Senin (20/1).
Selain itu, Dinas PUPR Kalimantan Tengah juga sedang menyelesaikan pembangunan RTH dan fasilitas parkir modern bawah tanah di lahan bekas Gedung KONI yang dijadwalkan selesai pada tahun 2025. Pembangunan ini mencakup tempat parkir dengan kapasitas hampir 200 mobil dan 600 kendaraan roda dua, serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan area parkir ke Bundaran Besar.
Shalahuddin menambahkan bahwa anggaran sementara untuk pengembangan kawasan ini mencapai Rp84 miliar, dengan kemungkinan tambahan dana untuk mendukung penyelesaian proyek. Ia optimis bahwa proyek ini akan terealisasi sesuai rencana dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Palangka Raya, menjadikan Bundaran Besar sebagai pusat aktivitas yang terintegrasi dan multifungsi.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post