SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan akan mendukung program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia terkait program literasi khususnya akan menggalakkan kembali program membaca dan menulis.
“Saat ini Kemendasmen tengah merumuskan konsepnya agar sesuai dengan perkembangan zaman. Di mana mereka ingin mengembalikan lagi konsep literasi melalui membaca dan menulis,”kata Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah, Selasa 21 Januari 2025.
Menurutnya, berdasarkan survei nasional memang hampir seluruh daerah di Indonesia mengalami penurunan literasi. Sehingga hal ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Kotim saja.
“Karena literasi ini bukan hanya pada konteks membaca namun bagaimana memahami teks yang dibaca. Dan yang menjadi tantangan kita sekarang ini adalah kemajuan digitalisasi, di mana banyak anak-anak lebih memilih mencari sumber atau jawaban langsung dari internet,”bebernya.
Untuk itu lanjutnya, di Kabupaten Kotim juga secara perlahan beralih kembali pada literasi yang menggunakan baca tulis secara manual dengan membudayakan membaca buku di setiap satuan pendidikan.
“Karena generasi saat ini khususnya generasi Z mereka lebih banyak memilih untuk mendengarkan secara diam atau memperhatikan dan mengamati film maupun video, sementara jika membaca kita harus aktif bergerak dan melihat. Hal inilah yang akan digalakkan kembali oleh Kemendasmen,”terangnya.
Untuk menyukseskan program itu lanjutnya, tentu layanan perpustakaan daerah sangatlah berperan penting. Sehingga pihaknya sangat mendukung dengan keberadaan perpustakaan daerah kabupaten Kotim yang baru untuk memberikan pelayanan kepada para pelajar khususnya peningkatan literasi di Kabupaten Kotim.
“Dan saya melihat juga sudah disediakan literasi digital yang dapat dimanfaatkan anak-anak saat ini dengan harapan perpustakaan kedepannya bisa bekerja sama untuk mengambil langkah-langkah membangkitkan semangat generasi muda dalam literasi di tengah era globalisasi saat ini,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post