PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Sunarti, hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Swasembada Pangan yang digelar di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian RI, Jakarta.
Rakor ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan produksi pangan nasional, khususnya komoditas padi, serta membangun komitmen bersama TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam sambutannya mengungkapkan langkah-langkah strategis yang telah diambil pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan, termasuk peningkatan jumlah pupuk sebesar 100% dan penghapusan hutang petani serta nelayan yang tertunggak selama 10 tahun.
Hj. Sunarti mengapresiasi pelaksanaan Rakor ini sebagai bagian dari upaya strategis Dinas TPHP Provinsi Kalteng dalam memperkuat sektor pangan di daerah. “Target 150.000 hektar sawah sudah kami masukkan dalam Survey Investigasi Desain (SID), dan kontrak yang sudah terjalin mencapai 144.000 hektar,” ujarnya, Jumat 13 Desember 2024.
Lebih lanjut, Sunarti menjelaskan bahwa Kalimantan Tengah menjadi tumpuan dalam pelaksanaan program cetak sawah, berkat kesiapan infrastruktur yang memadai. “Kami optimis target 150.000 hektar akan tercapai, dengan harapan 10.000 hektar sudah selesai pada akhir 2024,” tambahnya.
Dalam Rakor ini juga dilaksanakan penandatanganan berita acara distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) tahun 2024, serta kesepakatan pengawalan Luas Tambah Tanam (LTT) untuk tahun 2025, yang diharapkan dapat mendukung pencapaian target ketahanan pangan nasional yang lebih baik di masa mendatang.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post