PALANGKA RAYA – Sekilas Pilkada seringkali menjadi momen yang memicu perbedaan pendapat di tengah masyarakat. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat pentingnya pemilihan pemimpin dalam sebuah daerah.
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, memberikan pesan bijak mengenai pentingnya bersatu kembali pasca pemilihan, meskipun pilihan berbeda.
Gubernur Sugianto menegaskan bahwa perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Ia menyampaikan pesan agar masyarakat tetap tenang dan menjaga sikap saling menghormati satu sama lain, terlepas dari perbedaan pandangan politik.
“Menyadari bahwa setiap individu memiliki hak untuk memilih sesuai dengan keyakinannya, saya menekankan bahwa semangat kebersamaan harus tetap dijaga untuk kepentingan bersama,” ujarnya kepada awak media, di Halaman Istana Isen Mulang, Kamis (31/10).
Menyikapi potensi perselisihan setelah Pilkada, Gubernur Sugianto Sabran juga menyerukan agar masyarakat tidak terlalu jauh melangkah dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, langkah tersebut hanya akan memperpanjang ketegangan dan memecah belah persatuan yang telah terjalin. Lebih lanjut, Gubernur Kalteng menekankan bahwa kedewasaan politik harus tercermin dalam sikap bijak setelah Pilkada berlangsung.
“Menjaga persatuan dan kesatuan setelah merajut perbedaan pendapat politik adalah kunci dalam pembangunan suatu daerah. Kebersamaan dalam perbedaan akan membawa kita pada kemajuan yang berkelanjutan,” pungkas Sugianto.
(Vi/matakalteng)






















Discussion about this post