SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), M Irfansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik PAUD yang tetap konsisten berjuang dalam dunia pendidikan. Ia menekankan bahwa pendidikan usia dini merupakan pondasi utama dalam menyukseskan program wajib belajar 13 tahun yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan yang selama ini tetap konsisten bergerak di bidang pendidikan, khususnya PAUD. Tahun ini pihak Kementerian juga mencanangkan wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari TK. Ini menjadi perhatian kita semua,” ujarnya, Rabu 21 Agustus 2025.
Irfansyah mengingatkan agar para pendidik PAUD turut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak sejak dini.
“Jangan sampai nanti ketika masuk SD diwajibkan ada tanda lulus TK atau PAUD, masyarakat kita jadi kesulitan. Karena sekarang masih ada yang ogah-ogahan menyekolahkan anak di PAUD. Padahal, saat wajib belajar 12 tahun, masuk SMP harus ada ijazah SD. Begitu juga nantinya, jangan sampai regulasi ini tidak dipahami,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa PAUD adalah pondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
“Bagaimanapun pondasi itu bagian penting. Karena kalau pondasinya kuat, maka perjalanan pendidikan anak ke depan akan lebih baik,” katanya.
Di akhir sambutannya, Irfansyah mengajak semua pihak agar tetap bersemangat melaksanakan pendidikan, apapun kondisi yang dihadapi.
“Gejolak maupun keadaan apapun, pendidikan tidak pernah berhenti. Bahkan saat pandemi, pendidikan tetap berjalan walaupun muncul fenomena Lost Generation selama dua tahun, di mana banyak anak-anak SD yang tidak bisa membaca dan menulis. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post