SAMPIT – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Masri menghadiri acara pelepasan lulusan Program Fastrack Vokasi 1 Tahun LPP Quantum Angkatan XIX Tahun Ajaran 2024/2025. Ia menegaskan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap menghadapi dunia kerja sekaligus mampu menjadi wirausaha.
“Pendidikan memiliki peranan penting dan strategis dalam pembangunan bangsa. Sejarah membuktikan, semakin tinggi kualitas pendidikan suatu bangsa, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Karena itu, pendidikan yang bermutu harus merata, relevan dengan kebutuhan, serta melahirkan generasi tangguh, terampil, dan kreatif,” kata Masri, Rabu 21 Agustus 2025.
Ia memberikan apresiasi kepada LPP Quantum yang telah menjadi pelopor standar mutu pendidikan vokasi di Kotim. Dengan akreditasi resmi, uji kompetensi melalui lembaga sertifikasi mandiri, dan pengakuan pemerintah berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, lulusan LPP Quantum dinilai memiliki keahlian yang diakui secara nasional.
“Saya berpesan agar LPP Quantum terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, memperkuat fasilitas belajar, dan membangun kepercayaan dunia usaha serta industri. Kehadiran pendidikan vokasi adalah solusi nyata untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Masri juga menyoroti dua tantangan besar yang dihadapi lulusan pendidikan saat ini, yakni masih banyak yang hanya berorientasi menjadi pegawai tanpa jiwa wirausaha, serta belum semua dibekali keterampilan hidup memadai.
“LPP Quantum hadir untuk menjawab tantangan itu melalui kurikulum berbasis keterampilan dan kewirausahaan. Langkah ini memperkuat komitmen dalam mencetak SDM unggul,” jelasnya.
Ia turut mengajak dunia usaha dan industri di Kotim untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Mari bersinergi dengan lembaga pendidikan seperti LPP Quantum agar kebutuhan tenaga kerja berkualitas dapat dipenuhi tanpa harus mendatangkan dari luar daerah,” tambahnya.
Masri menegaskan Pemkab Kotim akan terus mendukung keberadaan pendidikan vokasi maupun lembaga pendidikan lainnya, baik formal maupun nonformal.
“Tujuannya jelas, mencetak SDM yang terampil, mandiri, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Kepada para lulusan, saya ucapkan selamat. Kembangkan terus keahlian, junjung tinggi nama baik almamater, dan jadilah pribadi yang mampu memberi solusi bagi masyarakat,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post