SAMPIT – Salah seorang guru bernama Amin Damaris yakni guru dari SMPN 8 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengaku banyak mendapatkan manfaat dari mengikuti kegiatan lokakarya dalam program calon guru penggerak (CGP) yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim.
“Sangat banyak yang saya dapatkan, yang pertama itu secara IT, saya menambah pengetahuan di bidang IT, kemudian pengetahuan lainnya ilmu-ilmu yang saya peroleh untuk mendidik anak di sekolah saya mengajar,”ujarnya, Senin 14 Oktober 2024.
Baik itu secara sosial maupun emosional ujarnya, bahkan ia merasa sendiri setelah mengikuti kegiatan CGP ini menambah kompetensi dirinya sebagai seorang guru, sehingga sikap sosial ia juga berkembang karena bertemu dengan banyak rekan guru lainnya dari daerah pedalaman.
“Terutama yang sekolah-sekolah dari daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar), dari perusahaan bahkan teman-teman dari lintas sekolah pendidikan dasar maupun pendidikan menengah. Semuanya memberikan saya pelajaran berharga untuk bekal baru dalam memberikan pembelajaran kepada anak-anak didik,”ungkapnya.
Sementara itu guru lainnya Mersi dari SMP N 4 Antang Kalang menyampaikan, setelah mengikuti program CGP ia merasa kompetensi diri lebih meningkat karena sesama calon guru penggerak bisa saling berkolaborasi dan berbagi pengalaman pada saat lokakarya.
“Sehingga berbekal dari berbagi pengalaman itu dapat saya terapkan di sekolah saya dan di sekolah guru masing-masing, yang telah mengikuti program CGP ini untuk meningkatkan pembelajaran di kelas atau di sekolah tempat kami mengajar,”ucapnya.
Mersi juga mengaku setelah mengikuti program CGP, ia menjadi lebih kreatif dan inovatif karena bisa berkolaborasi dengan rekan-rekan sejawat sehingga dapat meningkatkan pembelajaran di sekolah.
“Untuk itu saya mengajak agar guru-guru lainnya juga turut serta berlomba-lomba mengikuti program CGP ini, karena tidak hanya dapat meningkatkan kompetensi sebagai seorang guru, namun juga bisa memperluas jaringan. Sehingga dalam melaksanakan pembelajaran nantinya bisa berkolaborasi dengan guru lainnya agar lebih menarik,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post