• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Rabu, 10 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » 52 Kasus Serangan Buaya di Sungai Mentaya Sejak 2010, Oktober Jadi Bulan Paling Rawan

52 Kasus Serangan Buaya di Sungai Mentaya Sejak 2010, Oktober Jadi Bulan Paling Rawan

Jumat, 18 April 2025
in News
A A
FOTO : DOK/MATA KALTENG - Proses evakuasi buaya yang berkeliaran di sungai mentaya oleh BKSDA Resort Sampit.

FOTO : DOK/MATA KALTENG - Proses evakuasi buaya yang berkeliaran di sungai mentaya oleh BKSDA Resort Sampit.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Serangan buaya di sepanjang aliran Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit mencatat sejak tahun 2010 hingga April 2025 telah terjadi 52 kasus serangan buaya yang mengakibatkan puluhan korban.

“Dari total kejadian tersebut, 9 orang dinyatakan meninggal dunia, 13 orang mengalami luka berat, 24 orang mengalami luka ringan, sementara sisanya berhasil selamat tanpa luka,” kata Komandan BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, Jumat 18 April 2025.

Baca juga berita lainnya

Agustiar Sabran Pimpin PB Percasi

Operasi Tambang Ilegal Usai Izin Dicabut, Kejagung Tetapkan Owner PT. AKT Sebagai Tersangka

Kunjungi Rutan Palangka Raya, DPR RI Soroti Overkapasitas dan Keterbatasan SDM

Pendangkalan Sungai Mentaya Jadi Perhatian, Komisi V DPR RI Akan Koordinasi dengan Kementerian

Tingginya angka ini menjadi sinyal kuat bahwa keberadaan buaya di Sungai Mentaya bukan lagi ancaman sesekali, tetapi sudah menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian lintas sektor.

Ia menyebut bahwa kasus serangan paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, yakni 16 kejadian. Disusul oleh Teluk Sampit dengan 13 kasus, Seranau 8 kasus, Pulau Hanaut 5 kasus, Cempaga 4 kasus, serta Mentaya Hilir Utara dan Mentawa Baru Ketapang masing-masing 3 kasus.

“Angka ini menunjukkan bahwa wilayah bantaran Sungai Mentaya, terutama di beberapa kecamatan, merupakan zona merah serangan buaya. Kami terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Muriansyah.

Bila dilihat dari distribusi bulanan, Oktober menjadi bulan dengan jumlah serangan terbanyak, yaitu 7 kasus. Disusul oleh Januari dan Mei (masing-masing 6 kasus), serta Februari, Maret, April, Juni, dan Desember yang masing-masing mencatat 5 kasus. Sementara itu, September mencatat 4 kasus, Juli 2 kasus, dan November 1 kasus.

Kasus terbaru terjadi pada 4 April 2025, menimpa seorang warga bernama Sani (35) dari Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut. Insiden ini menambah panjang daftar korban buaya di wilayah tersebut.

Melihat tingginya frekuensi kejadian, BKSDA mendorong adanya langkah pencegahan lebih intensif, seperti edukasi masyarakat, pemasangan papan peringatan di titik rawan, hingga patroli sungai secara rutin.

“Penanganan tidak bisa hanya reaktif, harus preventif. Kita harus bersinergi dengan desa-desa terdampak,” tegas Muriansyah.

Dengan jumlah kasus yang terus bertambah dari tahun ke tahun, sudah saatnya semua pihak melihat permasalahan ini sebagai prioritas bersama, demi keselamatan warga dan keberlangsungan ekosistem Sungai Mentaya.

BKSDA juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sungai seperti mandi, mencuci, atau mencari ikan, terlebih pada bulan-bulan rawan.

“Kami mengimbau warga untuk menghindari aktivitas di sungai saat pagi buta atau sore menjelang malam, karena itu waktu aktif buaya mencari mangsa,” tambahnya.

(dia/matakalteng)

Share6Tweet4SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

DBD di Kotim Turun Drastis, Musim Hujan Bisa Picu Lonjakan Lagi

Next Post

Rotasi Besar Pejabat Kotim, Bupati Halikinnor Siap Bersih-bersih Birokrasi!

Berita Terkait

News

Agustiar Sabran Pimpin PB Percasi

Sabtu, 11 April 2026
News

Operasi Tambang Ilegal Usai Izin Dicabut, Kejagung Tetapkan Owner PT. AKT Sebagai Tersangka

Senin, 30 Maret 2026
News

Kunjungi Rutan Palangka Raya, DPR RI Soroti Overkapasitas dan Keterbatasan SDM

Jumat, 27 Maret 2026
Kotawaringin Timur

Pendangkalan Sungai Mentaya Jadi Perhatian, Komisi V DPR RI Akan Koordinasi dengan Kementerian

Senin, 16 Maret 2026
Kotawaringin Timur

Pastikan Layanan Mudik Sesuai Standar, Komisi V DPR RI Tinjau Pelabuhan, Bandara dan Terminal di Kotim

Senin, 16 Maret 2026
News

Berbagi Berkah Ramadan, Citimall Sampit Ajak 50 Anak Yatim Ngabuburit Wisata ke Mall

Jumat, 13 Maret 2026
Load More
Next Post
Rotasi Besar Pejabat Kotim, Bupati Halikinnor Siap Bersih-bersih Birokrasi!

Rotasi Besar Pejabat Kotim, Bupati Halikinnor Siap Bersih-bersih Birokrasi!

Pemkab Kotim Realisasikan Ratusan Sambungan Air Bersih, Warga Tak Lagi Andalkan Sumur Dangkal

Pemkab Kotim Realisasikan Ratusan Sambungan Air Bersih, Warga Tak Lagi Andalkan Sumur Dangkal

Perkuat Pendidikan Karakter, Disdik Kotim Tekankan Pencegahan Perilaku Negatif di Kalangan Pelajar

Perkuat Pendidikan Karakter, Disdik Kotim Tekankan Pencegahan Perilaku Negatif di Kalangan Pelajar

Suasana Sakral Jumat Agung di Sampit: "Ibadah Penuh, Ziarah Ramai, Penjualan Lilin Meningkat"

Efrensia LP Umbing Kembali Pimpin GOW Periode 2025-2030

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK