SAMPIT – Umat Kristiani di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, merayakan Jumat Agung dengan penuh khidmat, Jumat 18 April 2025. Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Paskah, Jumat Agung diperingati untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus yang wafat di kayu salib demi menebus dosa umat manusia.
Untuk mengakomodasi lonjakan jemaat, sejumlah gereja di Sampit, seperti GKE Luwuk Bunter Kecamatan Cempaga, menggelar ibadah hingga tiga kali dalam sehari. Dalam khotbahnya, Pendeta Esteriady mengajak jemaat merenungi makna pengorbanan Yesus sebagai teladan hidup dalam keberagaman.
“Mari kita peringati perayaan Jumat Agung ini sebagai momentum untuk mengingat semangat pengorbanan di kayu salib. Begitu juga dalam hidup bermasyarakat, kita harus mampu menjadi sahabat bagi siapa pun tanpa memandang latar belakang,” kata Esteriady, Jumat 14 April 2025.
Selain ibadah, suasana sakral juga tampak di tempat pemakaman umat Kristen yang ramai dikunjungi warga untuk ziarah. Tradisi ini menjadi bagian penting dalam menyambut kebangkitan Kristus. Seperti diungkapkan oleh Liliani, seorang perantau yang pulang kampung setiap menjelang Paskah.
“Ziarah ini selain tradisi, juga bentuk suka cita atas kebangkitan Yesus. Meskipun sibuk, saya selalu sempatkan datang ke makam orang tua,” ujarnya. Tradisi ziarah juga mendongkrak penjualan lilin dan bunga rampai. Sejumlah pedagang lilin di kota ini mengaku mengalami lonjakan pembeli sejak awal pekan.
“Tadi pagi saja sudah terjual ratusan batang lilin ukuran besar,” ujar seorang penjual lilin di kawasan pasar Sampit, Sri. Satu set lilin berisi dua batang dijual seharga Rp 36 ribu, dan pembeli biasanya membeli 3-4 pasang untuk dinyalakan di makam sanak keluarga. Selain lilin, bunga rampai pun menjadi incaran warga sebagai bagian dari prosesi ziarah.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Sampit tak hanya menjadi momen religius, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan dan toleransi antar umat beragama di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post