PALANGKA RAYA – Pengelolaan sektor pariwisata di Kota Palangka Raya kembali menjadi sorotan Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah.
Dede mengkritik potensi pariwisata yang belum dimaksimalkan di kota tersebut dan menekankan perlunya visi yang lebih jelas, komitmen yang kuat, pengembangan infrastruktur, serta promosi yang lebih agresif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.
Dede mengatakan bahwa kesejahteraan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan untuk mengelola potensi yang ada. “Palangka Raya memiliki potensi wisata yang luar biasa, seperti Sungai Hitam dan Sei Gohong, namun pengelolaan sektor ini masih sangat minim,” ungkap Dede, Minggu 23 Februari 2025.
Menurut Dede, salah satu tantangan terbesar adalah rendahnya target PAD yang berasal dari sektor pariwisata, yang hanya mencapai sekitar Rp 60 juta per tahun. “Dengan pengelolaan yang serius dan strategi yang tepat, PAD dari sektor pariwisata bisa jauh lebih besar. Pemerintah daerah perlu memiliki visi dan komitmen yang kuat untuk mengoptimalkan potensi ini,” jelasnya.
Dede juga menyoroti kurangnya pengembangan infrastruktur dan promosi pariwisata yang agresif untuk menarik lebih banyak wisatawan. “Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan laporan dari kelompok sadar wisata, namun harus terlibat secara langsung dalam pengembangan sektor pariwisata ini. Inilah kunci untuk memastikan pengelolaan yang optimal dan berkelanjutan,” tegas Dede.
Selain itu, Dede mengkritik kurangnya peran aktif dinas terkait dalam mendukung pengelolaan destinasi wisata. Ia berharap agar dinas terkait turun langsung ke lapangan, melihat permasalahan yang ada, dan merespons kebutuhan sektor pariwisata dengan lebih cepat dan tepat. “Peran aktif dinas terkait sangat penting untuk mendorong sektor ini berkembang pesat,” tambahnya.
Dede juga mengingatkan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan kelompok sadar wisata sangat diperlukan untuk mengembangkan sektor pariwisata. “Kolaborasi yang baik antara ketiga pihak ini akan membawa dampak positif, baik bagi kesejahteraan masyarakat setempat maupun peningkatan PAD,” katanya.
Dengan langkah-langkah yang tepat dan kerjasama yang solid, Dede yakin Palangka Raya bisa menjadi tujuan wisata yang menarik baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. “Keseriusan dan dedikasi semua pihak akan menjadi kunci untuk mewujudkan potensi pariwisata yang besar di Palangka Raya,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post