SAMPIT – Program makan bergizi gratis di Kota Sampit kabupaten Kotawaringin Timur mulai dilaksanakan yaitu pada hari pertama 24 Februari 2025 dengan sasaran sejumlah TK, SD dan SMP yang berada di Kecamatan MB Ketapang.
Salah satu sekolah penerima manfaat yaitu TK Pembina yang berada di Jalan A Yani. Program tersebut disambut baik oleh pihak sekolah hingga orang tua siswa.
“Sebagai orang tua murid, kami sangat berterima kasih atas program makan bergizi gratis ini apalagi, saya melihat memang makanan yang disiapkan sudah memenuhi gizi seimbang,”kata Nurbaiti perwakilan orang tua siswa, Senin 24 Februari 2025.
Dirinya juga berharap program makan bergizi gratis ini tidak hanya berhenti di sini saja namun secara berkelanjutan dan menyajikan menu beragam setiap harinya mengingat anak-anak kerap kali pilih-pilih dalam hal makanan.
“Kami juga sangat berterima kasih kepada presiden Prabowo karena sudah memperhatikan gizi anak-anak Indonesia, yang tentunya melalui makanan bergizi ini akan mempengaruhi kecerdasan anak-anak ke depannya,”ucapnya.
Sementara itu sekolah lainnya yakni SDN 1 Sawahan juga menjadi sekolah sasaran dengan jumlah 237 siswa yang di pantau langsung oleh Wakil Bupati Kotim Irawati.
“Hari ini saya bersama Dandim dan Wakapolres meninjau langsung kegiatan pemberian program makanan bergizi gratis yang menjadi Asta Cita dari bapak presiden dan bapak wakil presiden, dan alhamdulillah setelah kami pantau pelaksanaan berjalan dengan baik dan untuk di Kotim sendiri kita Perdana di Kecamatan MB Ketapang,”kata Irawati.
Yang mana ada 19 sekolah menjadi sasarannya untuk diberikan program makanan bergizi gratis. Dengan harapan program ini bisa efisien dan efektif. Yang mana melalui kegiatan ini akan menjadi penambahan gizi untuk anak-anak khususnya di kabupaten Kotim dan dapat mempengaruhi kesehatan dan kecerdasan anak.
“Ini juga sebagai peningkatan SDM untuk kesejahteraan dari masyarakat kita sendiri, apalagi menu yang disuguhkan juga sudah sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional,”tegasnya.
Adapun sekolah yang menjadi sasaran untuk program ini pada tahap awal yaitu TK Pertiwi 1 Sampit dengan 15 peserta didik, TK Negeri Pembina Sampit dengan 65 peserta didik, TK Muslimat NU dengan 59 peserta didik, SD Negeri 1 Mentawa Baru Hulu dengan 155 peserta didik.
Kemudian SD Negeri 4 Mentawa Baru Hulu dengan 342 peserta didik, SD Negeri 12 Mentawa Baru Hulu dengan 79 peserta didik, SMP Muhammadiyah Sampit dengan 28 peserta didik dan SMK Negeri 4 Sampit dengan 558 peserta didik.
Selanjutnya KB Nurul Iman dengan 42 peserta didik, SD Negeri 2 Mentawa Baru Hilir dengan 393 peserta didik, SD Muhammadiyah Sampit dengan 254 peserta didik, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 3 Sampit dengan 53 peserta didik, MIS Nurul Ummah dengan 144 peserta didik, MTS Nurul Ummah dengan 65 peserta didik, MA Nurul Ummah dengan 25 peserta didik.
RA Islamiyah dengan 65 peserta didik, SD Negeri 1 Sawahan dengan 234 peserta didik, SD Negeri 3 Sawahan dengan 120 peserta didik dan terakhir pondok pesantren Nurul Jannah dengan 166 peserta didik.
Adapun total sasaran peserta didik dari 19 sekolah ini sebanyak 3.042 peserta didik.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post