PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi, mengingatkan pemerintah kota untuk memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang perayaan Natal.
Ia menilai, kebutuhan bahan pokok pada periode ini biasanya meningkat signifikan, sehingga perlu dilakukan antisipasi terhadap potensi kelangkaan atau lonjakan harga yang bisa memberatkan masyarakat.
“Mengingat sudah menjelang hari Natal, saya harapkan pemerintah kota segera mempersiapkan kebutuhan pokok. Jangan sampai ada kenaikan harga yang signifikan, karena biasanya kebutuhan selama Natal ini sangat tinggi,” ujar Sumadi, Kamis 6 Desember 2024.
Sumadi juga menyoroti keragaman masyarakat Kalimantan Tengah, termasuk umat Nasrani, yang merayakan Natal. Ia mengingatkan pemerintah kota untuk lebih siap dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kalimantan Tengah ini masyarakatnya beragam, termasuk umat Nasrani. Maka, pemerintah kota perlu lebih siap dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok,” tambahnya.
Selain itu, Sumadi mengingatkan potensi gangguan distribusi bahan pokok akibat musim hujan yang tengah berlangsung. Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah bisa menyebabkan keterlambatan pasokan barang ke pasar.
“Pemerintah harus mencari solusi untuk memastikan suplai bahan pokok tetap lancar meskipun ada tantangan cuaca,” tegasnya.
Sumadi juga mengusulkan agar Pemkot aktif memantau pasar guna mengevaluasi ketersediaan dan harga bahan pokok. Ia menyarankan agar pemerintah kota dan DPRD turun langsung ke pasar untuk memantau kondisi terkini.
“Ya, paling tidak nanti kalau Pemkot nanti misalnya ke pasar, nanti bisa aja lah ditemui oleh anggota DPRD untuk melihat ketersediaan bahan pokok yang ada di kota Palangka Raya,” ujarnya.
Sumadi berharap dengan langkah antisipatif tersebut, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lancar tanpa kendala. Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok menjelang perayaan Natal.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post