PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar, terutama pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Menurutnya, kewaspadaan terhadap informasi sangat penting untuk menghindari penyebaran berita palsu atau hoaks yang dapat merugikan masyarakat.
“Kita perlu memverifikasi setiap informasi sebelum mempercayainya. Langkah ini penting agar kita tidak terjebak dalam penyebaran hoaks yang dapat merugikan masyarakat. Hoaks dapat memicu ketidakstabilan sosial, terutama di tengah momen politik seperti Pilkada,” ujar Noorkhalis Ridha, Senin, 2 Desember 2024.
Sebagai politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN), Noorkhalis juga menyoroti peran masyarakat dalam menghadapi arus informasi yang semakin berkembang pesat di era digital. Ia menegaskan bahwa kesadaran untuk memverifikasi informasi menjadi kunci penting agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi isu-isu politik yang berkembang.
Lebih lanjut, Noorkhalis menilai kewaspadaan terhadap hoaks merupakan cerminan dari kedewasaan politik masyarakat. “Dengan memfilter informasi, masyarakat tidak hanya mampu menghindari konflik, tetapi juga menunjukkan kedewasaan dalam proses demokrasi,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran hoaks dapat merusak integritas proses demokrasi. Oleh karena itu, Noorkhalis berharap agar tokoh masyarakat, pemerintah, dan media dapat berkolaborasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya hoaks. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ruang politik yang sehat dan transparan.
“Kerja sama berbagai pihak mampu menjaga kredibilitas Pilkada dan memperkuat demokrasi. Dengan upaya preventif ini, kita bisa menciptakan fondasi demokrasi yang lebih berkualitas dan bebas dari manipulasi informasi,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post