PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Salah satu fokus utama dalam upaya tersebut adalah menurunkan kasus stunting.
Dalam hal ini, Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita, dengan tegas menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menargetkan penurunan kasus stunting pada 2024.
“Langkah konkret seperti peningkatan akses terhadap gizi yang seimbang dan pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi ibu hamil dan anak harus diambil segera,” sebut Ruselita, Kamis, 18 Januari 2024.
Ia menambahkan, masyarakat juga perlu diberikan edukasi yang lebih luas tentang pentingnya pola makan sehat. Dengan demikian, diharapkan target penurunan stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024 yang dipatok oleh Pemko Palangka Raya akan tercapai.
Ruselita menyatakan bahwa komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dapat membawa perubahan positif dalam mengatasi masalah stunting serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan generasi masa depan di Palangka Raya.
“Dalam upaya ini, kolaborasi dan keterlibatan semua pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan bersama,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat, Ruselita menegaskan kesiapannya untuk mendukung kebijakan Pemko Palangka Raya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya peningkatan gizi dan kesehatan anak. Dengan demikian, diharapkan masalah stunting dapat segera diatasi dan tercipta generasi muda yang sehat dan berkualitas di Palangka Raya.
Stunting merupakan masalah serius terkait pertumbuhan anak yang tidak optimal akibat kurangnya asupan gizi yang memadai. Untuk memperbaiki kondisi ini, penting bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk berkolaborasi dan menempatkan masalah stunting sebagai prioritas utama.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post