Perubahan RPJMD Harus Selaras Dengan Visi Misi Walikota

PALANGKA RAYA – DPRD Kota Palangka Raya saat ini sedang menggenjot pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan peraturan daerah (Perda) rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Palangka Raya tahun 2018-2023.

Juru bicara Fraksi Partai Demokrat Junita Ginting mengatakan, dalam penyampaian pemandangan umum fraksinya diakhir pekan lalu, pihaknya telah menelaah dengan seksama pidato pengantar Walikota terkait Raperda perubahan RPJMD itu.

Baca juga berita lainnya

Kata Junita, ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan dalam isi dari penyampaian pemandangan umum fraksinya. Pertama, apa saja menjadi fokus pembangunan pemko.

Kedua, hendaknya dalam RPJMD perubahan harus ada penjabaran secara komperhensif dengan membandingkan hasil pencapaiannya sehingga bisa mencapai visi dan misi kepala daerah.

“Pertanyaan terakhir, dalam visi dan misi itu apa saja usaha yang akan dilakukan pemko untuk peningkatan pendapatan masyarakat,” ungkapnya, Senin 2 Maret 2020.

Terlepas dari itu tambah Junita, secara umum Fraksi Partai Demokrat menyetujui serta menerima akan adanya perubahan serta penyesuaian dalam RPJMD Pemerintah Kota Palangka Raya tahun 2018-2023 tersebut.

Sementara itu Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah dalam kesempatan paripurna akhir pekan lalu telah menyampaikan pidato pengantar walikota atas jawaban pandangan fraksi pendukung DPRD Palangka Raya.

Umi memaparkan, bahwa fokus pembangunan Pemko pada tahun pertama yakni pada program infrastruktur dalam dan luar kota. Kemudian di tahun kedua yakni optimalisasi pembangunan infrastruktur di perkotaan untuk mewujudkan lingkungan cerdas.

Kemudian untuk tahun ketiga peningkatan daya saing berbasis SDM guna menggerakan ekonomi cerdas. Tahun keempat untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan kesehatan, serta tahun kelima untuk pemantapan pelayanan publik dan tata pemerintahan.

“Juga kami akan lakukan pengkajian RPJMD perubahan ini secara komperhensif dengan pencapaiannya sehingga mampu mewujudkan visi dan misi kepala daerah,” katanya.

Selebihnya Umi menyampaikan, untuk mewujudkan peningkatan pendapatan masyarakat yang selaras dengan visi dan misi wali kota, maka akan dilakukan secara bertahap dengan program yang mengacu pada strategi yang saling mendukung.

“Strategi itu mencakup, pemerataan infrastruktur wilayah, peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, komunikasi, keamanan dan pelayanan publik, serta peningkatan kemandirian ekonomi daerah,” papar Umi.

(nat/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH
PT HMBPtainen">
Tweet