• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Kamis, 2 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Wajib Belajar 13 Tahun Jadi Tantangan Baru, DPRD Kotim Soroti Pentingnya Pendidikan PAUD

Wajib Belajar 13 Tahun Jadi Tantangan Baru, DPRD Kotim Soroti Pentingnya Pendidikan PAUD

Jumat, 15 Mei 2026
in DPRD Kotawaringin Timur
A A
Foto:IST/MATA KALTENG - Sejumlah pelajar di Kotim.

Foto:IST/MATA KALTENG - Sejumlah pelajar di Kotim.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Program wajib belajar 13 tahun yang mulai didorong pemerintah pusat mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan sejak usia dini, khususnya melalui pendidikan anak usia dini (PAUD) yang kini mulai diposisikan sebagai bagian dari pendidikan wajib bagi seluruh anak Indonesia.

 

Baca juga berita lainnya

Ranperda Kabupaten Layak Anak Dimatangkan, DPRD Kotim Perkuat Perlindungan Generasi Penerus

DPRD Kotim Minta Aparat Bertindak Tegas terhadap Penyelewengan Pupuk dan BBM Subsidi

Kemarau Panjang Diantisipasi, DPRD Kotim Minta Pemda Siapkan Pasokan Air Bersih untuk Warga

DPRD Kotim Ingatkan SPMB Harus Transparan dan Bebas Intervensi Oknum

Wakil Komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah mengatakan, kebijakan wajib belajar 13 tahun menjadi momentum besar bagi daerah untuk menyiapkan sistem pendidikan yang lebih matang dan merata, mulai dari tingkat PAUD hingga pendidikan menengah.

 

“Wajib belajar ini kan tahun pertama ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk seluruh kabupaten kota wajib belajar 13 tahun, jadi kita menambah satu tahun lagi. Jadi ini menjadi pilot project untuk Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujar Riskon, Jumat 15 Mei 2026.

 

Ia menjelaskan, tambahan satu tahun tersebut berada pada jenjang pendidikan prasekolah atau PAUD. Karena itu, menurutnya, seluruh pihak termasuk orang tua harus mulai memahami bahwa pendidikan anak usia dini bukan lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan kesiapan anak sebelum memasuki sekolah dasar.

 

“Bagaimana nantinya pendidikan usia dini mulai dari PAUD itu bisa menjadi salah satu pendidikan wajib belajar bagi para orang tua dan menjadi PR juga bagi para orang tua ini dalam rangka untuk pendidikan anak usia dini,” lanjutnya.

 

Program wajib belajar 13 tahun sendiri saat ini memang menjadi agenda prioritas nasional di sektor pendidikan. Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menargetkan implementasi program tersebut mulai diperkuat pada 2025 sebagai bagian dari program prioritas nasional.

 

Dalam skema baru tersebut, satu tahun pendidikan prasekolah ditambahkan ke dalam sistem wajib belajar yang sebelumnya hanya 12 tahun. Artinya, anak-anak diharapkan sudah mengikuti pendidikan PAUD sebelum masuk jenjang SD. Pemerintah pusat menilai langkah itu penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia emas perkembangan anak.

 

Riskon menilai, kebijakan itu akan membawa dampak besar bagi daerah, terutama dalam kesiapan sarana pendidikan, tenaga pendidik hingga pemerataan layanan PAUD sampai wilayah pelosok desa. Menurutnya, pemerintah daerah perlu bergerak cepat agar tidak tertinggal dalam penerapan kebijakan nasional tersebut.

 

Di Kotim sendiri, penguatan pendidikan anak usia dini terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Dinas Pendidikan Kotim sebelumnya juga mendorong peningkatan kualitas layanan PAUD melalui penguatan peran Bunda PAUD dan pemerataan layanan pendidikan hingga tingkat desa.

 

Namun tantangan masih cukup besar. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kotim, hingga akhir 2025 masih terdapat sejumlah desa yang belum memiliki layanan PAUD.

 

“Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri apabila program wajib belajar 13 tahun diterapkan secara maksimal di seluruh wilayah Kotim,”tegasnya.

 

Selain akses pendidikan, Riskon juga menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga dalam membangun kesadaran pendidikan anak sejak dini. Ia menilai keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pola pikir orang tua terhadap pentingnya pendidikan usia dini.

 

Menurutnya, PAUD memiliki peran besar dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, serta kesiapan mental anak sebelum memasuki pendidikan formal. Anak yang mendapatkan pendidikan usia dini dinilai lebih siap mengikuti proses pembelajaran di tingkat sekolah dasar.

 

Pemerintah pusat melalui pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) juga tengah mendorong agar program wajib belajar 13 tahun memiliki dasar hukum yang lebih kuat. Salah satu fokus utamanya adalah menjadikan PAUD sebagai bagian strategis dalam sistem pendidikan nasional.

 

“Meski demikian, kita berharap Kotim dapat menjadi daerah yang siap menjalankan kebijakan tersebut, baik dari sisi fasilitas pendidikan, kualitas tenaga pengajar maupun dukungan masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini,”tandasnya.

 

(dia/matakalteng)

Share3Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Upaya Pelestarian Budaya, Kotim Targetkan Pendataan Naskah Kuno untuk Didaftarkan ke Perpusnas

Next Post

Kebakaran di Buntok Diduga dari Timbunan BBM, Benarkah ?

Berita Terkait

DPRD Kotawaringin Timur

Ranperda Kabupaten Layak Anak Dimatangkan, DPRD Kotim Perkuat Perlindungan Generasi Penerus

Rabu, 1 Juli 2026
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Minta Aparat Bertindak Tegas terhadap Penyelewengan Pupuk dan BBM Subsidi

Rabu, 1 Juli 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Kemarau Panjang Diantisipasi, DPRD Kotim Minta Pemda Siapkan Pasokan Air Bersih untuk Warga

Rabu, 1 Juli 2026
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Ingatkan SPMB Harus Transparan dan Bebas Intervensi Oknum

Rabu, 24 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Jembatan Patah Jadi Prioritas, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen

Jumat, 19 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Kawal Dana Provinsi untuk Infrastruktur, Samuda dan Parenggean Masuk Prioritas

Jumat, 19 Juni 2026
Load More
Next Post

Kebakaran di Buntok Diduga dari Timbunan BBM, Benarkah ?

Tunggu Keputusan Pusat, DPRD Kotim Soroti Kepastian Anggaran Guru Honorer

Layanan Jantung Modern Kini Hadir di Sampit, Pasien Tak Perlu Lagi Jauh Berobat

Usai Viral Ambulan Dipersulit Isi BBM, DPRD Kotim Minta Polisi Bertindak Tegas

Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolda Kalteng Panen Raya Jagung Kuartal II Bersama Forkopimda di Rakumpit

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Berawal dari Mimpi Kecil, Siswi SD Asal Sampit Sukses Bawa Kalimantan Tengah Jadi Juara Nasional

Selasa, 30 Juni 2026

Harga Telur Terus Turun, Pemkab Kotim Sidak Distributor untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Lindungi Peternak

Senin, 29 Juni 2026

Diduga Tertipu Jual-beli Tanah Rp2 Miliar, Pengusaha di Palangka Raya Lapor ke Polda Kalteng

Sabtu, 27 Juni 2026

Lahan Calon Perumahan Puri Kencana Indah Residence Terbakar, BPBD Kotim Duga Ada Unsur Kesengajaan

Jumat, 26 Juni 2026

PAD Kotim Rp377,7 Miliar, Masih Jauh dari Target Rp488,8 Miliar

Senin, 22 Juni 2026

Dari Tilawah hingga Karya Tulis, Kafilah MTQ Korpri Kotim Siap Berjuang di Murung Raya

Senin, 22 Juni 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12234 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5951 shares
    Share 2380 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3805 shares
    Share 1522 Tweet 951
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2787 shares
    Share 1115 Tweet 697
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK