• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 30 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Ketimpangan Sarpras dan Guru Dinilai Masih Jadi PR Besar Dunia Pendidikan Kotim

Ketimpangan Sarpras dan Guru Dinilai Masih Jadi PR Besar Dunia Pendidikan Kotim

Selasa, 12 Mei 2026
in DPRD Kotawaringin Timur
A A
Foto:IST/MATA KALTENG - Peringatan hari pendidikan nasional di Kotim.

Foto:IST/MATA KALTENG - Peringatan hari pendidikan nasional di Kotim.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Wakil Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah menilai persoalan pendidikan di daerah tersebut hingga kini masih didominasi masalah klasik, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana hingga belum meratanya tenaga pendidik di sejumlah wilayah pedalaman.

 

Baca juga berita lainnya

DPRD Kotim Ingatkan SPMB Harus Transparan dan Bebas Intervensi Oknum

Jembatan Patah Jadi Prioritas, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen

DPRD Kotim Kawal Dana Provinsi untuk Infrastruktur, Samuda dan Parenggean Masuk Prioritas

Jalan di Atas Danau Jadi Bukti Gotong Royong Bangun Akses Pedalaman

Menurutnya, kondisi itu masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di seluruh wilayah Kotim.

 

“Persoalan utamanya tentu pertama yang dari dulu masalah klasik adalah sarana dan prasarana, karena sampai saat ini pemerintah daerah masih membutuhkan atensi dari perhatian anggaran dari pemerintah pusat,” ujar Riskon Fabiansyah, Selasa 12 Mei 2026.

 

Ia mengatakan, kebutuhan pembangunan dan revitalisasi sekolah masih sangat tinggi. Bahkan hingga saat ini masih ditemukan sekolah di sejumlah desa dan kelurahan yang belum pernah tersentuh pembangunan sejak lama.

 

“Sekarang melalui dana revitalisasi dan untuk tahun ini kita minim dana itu. Karena masih ada juga kita temukan sekolah yang ada di daerah kelurahan desa kita yang dari zaman Indonesia merdeka belum pernah tersentuh anggaran,” katanya.

 

Selain persoalan infrastruktur, Riskon juga menyoroti belum meratanya distribusi tenaga pendidik di satuan pendidikan yang ada di Kotim. Menurutnya, pemenuhan guru masih menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan pemerintah daerah.

 

“Yang kedua terkait pemenuhan tenaga pendidik, sampai saat ini kita masih belum bisa memenuhi pemerataan tenaga pendidik di satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur,” ucapnya.

 

Terkait angka putus sekolah, ia menilai kondisi di Kotim masih dalam kategori wajar berdasarkan data pemerintah. Meski demikian, pihaknya berharap ada peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan agar angka tersebut terus ditekan.

 

“Putus sekolah kita berdasarkan rilis dari pemerintah kemarin masih wajarlah untuk pendidikan 12 tahun, tapi memang ke depan harapan kita ini menjadi perhatian karena kita masih perlu banyak evaluasi dan peningkatan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ungkapnya.

 

Riskon menjelaskan, kondisi sosial ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi angka putus sekolah. Selain itu, luas wilayah dan kondisi geografis Kotim juga menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan akses pendidikan.

 

“Kendala yang mempengaruhi angka putus sekolah pertama kondisi sosial ekonomi masyarakat, kemudian juga sarpras yang tidak merata di Kabupaten Kotawaringin Timur karena topografi kita berbeda dengan di Pulau Jawa,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, jarak tempuh menuju sekolah di sejumlah wilayah pedalaman masih cukup jauh sehingga menyulitkan para orang tua mengantar anak-anak mereka untuk bersekolah setiap hari.

 

“Kalau di Pulau Jawa mungkin 10 sampai 15 menit sudah sampai sekolah, kita bisa berkilo-kilo. Jadi ini bisa jadi kendala para orang tua untuk mengantarkan anak-anaknya sekolah di daerah terpencil,” tutupnya.

 

(dia/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Keselamatan Pelajar Pedalaman Diminta Jadi Prioritas Utama dalam Program Bus Sekolah

Next Post

Perlindungan Pekerja Informal Jadi Fokus Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Ingatkan SPMB Harus Transparan dan Bebas Intervensi Oknum

Rabu, 24 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Jembatan Patah Jadi Prioritas, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen

Jumat, 19 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Kawal Dana Provinsi untuk Infrastruktur, Samuda dan Parenggean Masuk Prioritas

Jumat, 19 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Jalan di Atas Danau Jadi Bukti Gotong Royong Bangun Akses Pedalaman

Rabu, 17 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Kenaikan BBM Paksa Pemkab Kotim Evaluasi Ulang Sejumlah Proyek Infrastruktur

Rabu, 17 Juni 2026
DPRD Kotawaringin Timur

Proyek Infrastruktur Kotim Tertahan, DPRD Dorong Percepatan Pelaksanaan APBD 2026

Rabu, 17 Juni 2026
Load More
Next Post

Perlindungan Pekerja Informal Jadi Fokus Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Hj. Nurhidayah Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Bupati Hj. Nurhidayah Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Pemkab Kobar Dorong Percepatan Sertifikasi Bandara Baru

Pemkab Kobar Dorong Percepatan Sertifikasi Bandara Baru

Guru Ngaji dan Toga Terima Insentif dan Jaminan Sosial

Guru Ngaji dan Toga Terima Insentif dan Jaminan Sosial

Buka Raker LLJA Tingkat Provinsi, Kapolda Kalteng Dorong Zero Accident Lewat Perubahan Mindset dan Smart City

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Harga Telur Terus Turun, Pemkab Kotim Sidak Distributor untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Lindungi Peternak

Senin, 29 Juni 2026

Diduga Tertipu Jual-beli Tanah Rp2 Miliar, Pengusaha di Palangka Raya Lapor ke Polda Kalteng

Sabtu, 27 Juni 2026

Lahan Calon Perumahan Puri Kencana Indah Residence Terbakar, BPBD Kotim Duga Ada Unsur Kesengajaan

Jumat, 26 Juni 2026

PAD Kotim Rp377,7 Miliar, Masih Jauh dari Target Rp488,8 Miliar

Senin, 22 Juni 2026

Dari Tilawah hingga Karya Tulis, Kafilah MTQ Korpri Kotim Siap Berjuang di Murung Raya

Senin, 22 Juni 2026

Pupuk Subsidi dari Lempuyang Gagal Masuk Sampit Setelah Dicegat Polisi

Kamis, 18 Juni 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12234 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5951 shares
    Share 2380 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3804 shares
    Share 1522 Tweet 951
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2787 shares
    Share 1115 Tweet 697
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2366 shares
    Share 946 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK