SAMPIT – Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) turun langsung memantau kesiapan sarana dan prasarana transportasi menjelang arus Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemantauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan aman, tertib, dan nyaman di tengah potensi lonjakan penumpang.
Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Rinie, mengatakan pihaknya meninjau dua titik utama yang menjadi simpul pergerakan masyarakat, yakni Pelabuhan Pelindo Sampit sebagai pelabuhan penumpang dan Terminal Patih Rumbih. Dari hasil pemantauan, seluruh sarana dinilai telah siap menghadapi arus Nataru.
“Secara umum sudah siap. Bahkan hari ini juga dilaksanakan pembukaan posko Nataru secara serentak di seluruh Indonesia melalui zoom dari pusat,” ujar Rinie, Kamis 18 Desember 2025.
Ia menyampaikan, kesiapan tidak hanya terlihat dari sisi fasilitas fisik, tetapi juga dari koordinasi lintas sektor yang sudah berjalan dengan baik. Pemerintah daerah bersama pengelola pelabuhan, bandara, dan terminal telah melakukan langkah antisipatif untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Menurut Rinie, fasilitas di Pelabuhan Sampit saat ini sudah tertata dengan cukup baik untuk mendukung kenyamanan penumpang, mulai dari ruang tunggu hingga aspek pengamanan. Selain itu, koordinasi juga melibatkan berbagai pihak terkait seperti Pelindo, Pelni, KSOP, Kepolisian, hingga kesiapsiagaan layanan kesehatan dengan menyiagakan ambulans.
“Koordinasi antara Pemerintah Daerah, Pelindo, Pelni, KSOP, Kepolisian sudah berjalan, bahkan disiapkan juga ambulans untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Ini penting agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar maksimal,” jelasnya.
Komisi IV DPRD Kotim juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan perjalanan. Rinie mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama libur Nataru agar mematuhi seluruh aturan serta mengikuti instruksi petugas di lapangan, baik di pelabuhan, bandara, maupun terminal.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti aturan dan arahan petugas. Ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama selama perjalanan,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mengatur waktu keberangkatan dengan baik. Bagi penumpang kapal laut, pesawat, maupun transportasi darat seperti bus, disarankan datang lebih awal ke lokasi keberangkatan agar tidak tertinggal dan proses administrasi berjalan lancar.
“Datang lebih awal supaya tidak terburu-buru dan tidak terlambat. Kami juga menyarankan masyarakat memanfaatkan tiket online agar proses check-in lebih cepat dan bisa mengurangi antrean,” tambah Rinie.
Dengan kesiapan sarana, prasarana, serta koordinasi lintas instansi yang telah dilakukan, Komisi IV DPRD Kotim berharap pelaksanaan arus Natal dan Tahun Baru di wilayah Kotim dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post