SAMPIT – Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur dinilai semakin kondusif sepanjang 2025. Capaian tersebut disebut tidak terlepas dari kerja konsisten Polres Kotim bersama jajaran Polsek dalam menjaga stabilitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Anggota Komisi I DPRD Kotim, Edy Mashamy, menyampaikan bahwa kinerja kepolisian patut mendapat penghargaan karena mampu menjaga kamtibmas meski dengan keterbatasan personel. “Dengan kondisi sumber daya yang ada, Polres Kotim mampu menunjukkan prestasi dan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Ini tentu sangat membantu menciptakan rasa aman,” ujarnya usai mengikuti rilis akhir tahun kinerja Polres Kotim, Jumat 19 Desember 2025.
Menurutnya, situasi daerah yang relatif aman saat ini merupakan hasil dari sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat. Ia menilai kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan.
Edy juga menyoroti pentingnya pemerataan petugas keamanan hingga tingkat desa. Berdasarkan data kepolisian, dari 168 desa yang ada di Kotim, baru sekitar separuh yang memiliki petugas kamtibmas. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar perlindungan dan pelayanan keamanan dapat dirasakan secara merata.
Dia mendorong Polres Kotim untuk memperkuat pola kerja sama lintas sektor, terutama dengan pemerintah kecamatan dan desa. “Kolaborasi dengan unsur kecamatan, seperti seksi ketenteraman dan ketertiban, dapat menjadi solusi sementara untuk menutup kekurangan personel kepolisian,”tegasnya.
Dengan penguatan koordinasi tersebut, DPRD berharap pelayanan keamanan ke depan semakin optimal dan kehadiran aparat di desa dapat benar-benar memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat Kotawaringin Timur.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post